Disway Award

BUMI Akuisisi Loyal Metals Senilai Rp977 Miliar, Perkuat Ekspansi Global

BUMI Akuisisi Loyal Metals Senilai Rp977 Miliar, Perkuat Ekspansi Global

PT. BUMI resmi akuisisi Loyal Metals Limited -Pinterest/Ava-

INFORADAR.ID - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) resmi menandatangani Scheme Implementation Deed (SID) untuk mengakuisisi perusahaan tambang asal Australia, Loyal Metals Limited. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi global perusahaan di sektor pertambangan.

Dalam kesepakatan tersebut, nilai akuisisi ditetapkan sebesar AU$79,1 juta atau setara Rp977 miliar dengan asumsi kurs Rp12.353 per dolar Australia. Transaksi ini menunjukkan komitmen BUMI dalam memperluas portofolio aset di luar negeri.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Australia (ASX), para pemegang saham Loyal Metals akan menerima AUD0,45 per saham melalui skema SID. Proses ini akan melalui tahapan regulasi sebelum dinyatakan efektif.

Dokumen pengajuan skema akuisisi dijadwalkan disampaikan kepada Australian Securities and Investments Commission (ASIC) pada pertengahan Juni 2026. Sementara itu, penyelesaian transaksi diperkirakan rampung pada Agustus 2026.

Manajemen Loyal Metals turut memberikan rekomendasi kepada para pemegang saham untuk menyetujui aksi korporasi tersebut. Rekomendasi ini diberikan dengan catatan tidak adanya tawaran yang lebih baik serta bergantung pada hasil penilaian ahli independen.

BACA JUGA:Bawa Nama Untirta ke Google Office, Azifa Putri Ramadhani Perdalam Literasi AI dan Networking Global ‎

BACA JUGA:Cetak Sejarah untuk Banten, Agnes Aditya Rahajeng Resmi Dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2026

Pendiri sekaligus Chairman Loyal Metals, Peretz Schapiro, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi pemegang saham. Sejak melantai di bursa pada 2021, perusahaan terus berupaya meningkatkan kinerja dan asetnya.

Loyal Metals saat ini tengah mengembangkan proyek tambang emas dan tembaga Highway Reward di Queensland Utara. Proyek ini memiliki catatan produksi historis yang signifikan, menjadikannya aset strategis bagi pengembangan bisnis ke depan.

Tambang tersebut tercatat pernah menghasilkan sekitar 3,65 juta ton tembaga dengan kadar 5,7 persen. Selain itu, terdapat produksi emas sekitar 260 ribu ton dengan kadar 4,5 gram per ton pada periode 1987 hingga 2005.

Tak hanya itu, Loyal Metals juga memiliki dua proyek lithium di Kanada. Aset ini dinilai memiliki nilai tambah tinggi di tengah meningkatnya kebutuhan global terhadap bahan baku energi terbarukan.

Akuisisi ini memperkuat posisi BUMI dalam menangkap peluang di sektor transisi energi global. Diversifikasi komoditas seperti tembaga dan lithium menjadi langkah strategis di tengah perubahan tren industri tambang dunia.

BACA JUGA:Ekspansi Bisnis Ritel, Alfa Group Buka Lowongan Kerja Head Office untuk Profesional dan Mahasiswa

BACA JUGA:BMKG Juanda Buka Lowongan Magang Mahasiswa 2026, Terbuka untuk Jurusan Teknik hingga Soshum

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: