Disway Award

Tak Hanya Menyehatkan Fisik, Ini Pengaruh Puasa terhadap Kesehatan Mental

Tak Hanya Menyehatkan Fisik, Ini Pengaruh Puasa terhadap Kesehatan Mental

Gambaran Ketika Shalat-pinterest-

INFORADAR.ID - Puasa tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga berpengaruh terhadap kondisi mental seseorang. 

Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa menjalankan puasa, khususnya pada bulan Ramadan, dapat membantu meningkatkan kesejahteraan psikologis, mulai dari menurunkan tingkat stres hingga membuat suasana hati lebih stabil.

Berbagai studi menemukan bahwa puasa berkaitan dengan penurunan kecemasan, depresi, serta meningkatnya perasaan tenang. 

Hal ini terjadi karena selama berpuasa seseorang dilatih untuk mengendalikan emosi, menahan impuls, serta menjalani pola hidup yang lebih teratur. 

Latihan pengendalian diri tersebut berkontribusi pada meningkatnya kontrol diri dan ketahanan mental atau mental resilience.

Secara ilmiah, puasa dapat memengaruhi kesehatan mental melalui beberapa mekanisme. 

Dari sisi biologis, perubahan pola makan saat puasa membantu menyeimbangkan hormon stres seperti kortisol. 

Selain itu, terdapat peningkatan produksi brain-derived neurotrophic factor (BDNF), yaitu protein yang berperan dalam pertumbuhan dan perbaikan sel saraf. 

Kondisi ini membuat fungsi otak menjadi lebih optimal, meningkatkan fokus, serta membantu memperbaiki suasana hati.

Dari sisi psikologis, puasa melatih mindfulness karena seseorang belajar untuk lebih sadar terhadap rasa lapar, emosi, dan perilakunya. 

Sementara dari sisi sosial dan spiritual, meningkatnya intensitas ibadah, rasa syukur, serta kebersamaan saat sahur dan berbuka turut menciptakan perasaan bahagia dan memiliki makna hidup yang lebih kuat. 

Faktor-faktor tersebut dikenal sebagai komponen penting dalam menjaga kesehatan mental.

Meski demikian, efek puasa tidak selalu sama pada setiap orang. 

Pada masa awal berpuasa, sebagian individu dapat mengalami perubahan mood, mudah lelah, atau sulit berkonsentrasi akibat perubahan pola tidur dan makan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: