Disway Award

Wabah Hantavirus, Ancaman Baru yang Mengerikan

Wabah Hantavirus, Ancaman Baru yang Mengerikan

ilustrasi hantavirus-chatgpt-

INFORADAR.ID-Dunia kesehatan kembali berhadapan dengan ancaman baru penyakit menular yang sangat mengkhawatirkan. Yaitu wabah Hantavirus. Nama virus inni mulai mencuat setelah ditemukan beberapa kasus pada bulan Mei 2026 yang di mana memakan korban jiwa sebanyak 3 orang.

Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang penyebarannya ditularkan lewat tikus liar terutama lewat urine, air liur, dan kotoran hewan yang terinveksi. Manusia bisa tertular virus ini jika menghirup partikel udar yang sudah terkontaminasi virus tersebut, terlebih seperti lingkungan yang kotor dan jarang dibersihkan.

Mengenal lebih jauh tentang hantavirus, virus ini termasuk ke dalam familia hantaviridae dalam ordo Bunyavirales. Memiliki single standar dengan 3 segmen berbentuk sferikel dengan diameter 80-120 nm dan panjang mencapai 170 nm. virus ini tidak tahan dengan pelarut lemak seperti, deterjen, pelarut organik dan vipoklorit, atau bisa di inaktif dengan pemanasan dan sinar ultra violet.

Menurut WHO, infeksi dari hantavirus sendiri bisa memicu gangguan pernapasan serius yang dikenal dengan nama hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS). Penyakit ini tergolong sangat mengkhawatirkan karena bisa merenggut nyawa orang yang terinveksi.

Yang menjadi kekhawatiran adalah pada gejala penularannya sendiri yang sulit teridentifikasi. Pasalnya gejalanya sendiri mirip dengan flu biasa, seperti demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, hingga tubuh terasa lemas. Namun setelah beberapa hari perubahannya begitu parah dengan ditandai sesak nafas hebat, batuk, sampai penumpukan cairan di paru-paru.

BACA JUGA:Samsung Uji Kamera 200MP dengan Aperture Variabel di Galaxy S27 Ultra

BACA JUGA:Gaji ke-13 PNS 2026 Cair Mulai Juni! Ini Jadwal, Komponen, dan Rinciannya

Karena kasusnya hantavirus ini tergolong baru untuk vaksinnya sendiri masih belum tersedia. Penanganannya biasanya dilakukan dengan mengfokuskan pada perawatan insentif guna membantu fungsi pernapasan.

Masyarakat dianjurkan mencegah penularan virus ini dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah dan apabila sedang melakukan pembersihan tempat-tempat kotor untuk menggunakan masker serta alat pelindung lainnya.

BACA JUGA:Vedra ‘The Icon Indonesia’ Jadi Sorotan, Dipuji Titi DJ Usai Bawakan “Sang Dewi”

BACA JUGA:Mahasiswa Sistem Komputer Unpam Serang Gelar PKM, Kenalkan Absensi Digital Berbasis IoT di Polresta Serang Kot

Kemunculan kasus hantavirus menjadi pengingat bahwa ancaman penyakit menular masih terus berkembang. Di tengah perubahan lingkungan dan meningkatnya interaksi manusia dengan satwa liar, kewaspadaan serta pola hidup bersih menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit berbahaya di masa depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait