Mengenal Color Analysis dan Manfaatnya untuk Fashion dan Kecantikan
Color analysis di era modern--
INFORADAR.ID – Color analysis merupakan metode untuk mengetahui warna yang paling cocok dengan warna kulit seseorang.
Konsep ini kini semakin populer, terutama di kalangan anak muda, karena membantu menentukan pilihan warna pakaian dan makeup agar penampilan terlihat lebih serasi.
Dalam color analysis, dikenal istilah skin tone dan undertone. Skin tone adalah warna kulit yang terlihat di permukaan, sedangkan undertone merupakan warna dasar kulit yang terbagi menjadi warm, cool, dan neutral.
Mengetahui undertone menjadi langkah awal dalam menentukan warna yang sesuai dengan karakter kulit.
Manfaat color analysis dalam dunia fashion cukup besar. Pemilihan warna pakaian yang tepat dapat membuat kulit terlihat lebih cerah dan segar.
Selain itu, color analysis memudahkan seseorang dalam memadukan outfit, memilih warna pakaian atau hijab, serta menentukan aksesori yang tepat.
Penerapan color analysis juga membuat aktivitas belanja outfit menjadi lebih efisien. Seseorang tidak lagi membeli pakaian hanya karena mengikuti tren, melainkan karena warna tersebut benar-benar cocok dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Tidak hanya untuk outfit, color analysis juga bermanfaat dalam dunia kecantikan. Warna makeup seperti lipstik, blush on, dan eyeshadow yang sesuai dengan undertone kulit dapat memberikan kesan wajah yang lebih natural. Sebaliknya, pemilihan warna yang kurang tepat kerap membuat wajah terlihat kusam.
Popularitas color analysis semakin meningkat berkat media sosial. Banyak konten kreator membagikan hasil before–after penggunaan warna yang sesuai, sehingga menarik perhatian masyarakat, khususnya anak muda, untuk mencoba metode ini.
Tren tersebut turut mendorong munculnya jasa color analysis, baik secara offline maupun online. Tidak sedikit masyarakat yang tertarik mencoba color analysis untuk membantu mengenali warna terbaik yang dapat menunjang penampilan sehari-hari, baik dalam fashion maupun kecantikan.
Yuni Marsita Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla'ul Anwar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
