Disway Award

Pemkab Serang Fokuskan Belanja Daerah untuk Kebutuhan Masyarakat

Pemkab Serang Fokuskan Belanja Daerah untuk Kebutuhan Masyarakat

Bupati Serang melarang ASN mengambil cuti selama libur Nataru 2025–2026-Istimewa-

INFORADAR.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyatakan akan memaksimalkan penggunaan belanja daerah agar benar-benar menyasar kepentingan warga.

Langkah ini diambil agar masyarakat dapat merasakan pemerataan hasil pembangunan di berbagai sektor.

Melalui pengelolaan belanja daerah yang lebih terarah, pemerintah daerah berharap program pembangunan bisa memberikan hasil nyata.

Pemkab Serang ingin menegaskan bahwa anggaran bukan sekadar rencana keuangan, melainkan alat nyata untuk meningkatkan kesejahteraan publik.

Optimalisasi belanja daerah juga dipandang sebagai strategi untuk memperkuat pembangunan lokal sekaligus selaras dengan kebijakan nasional.

Dengan cara tersebut, pemerintah berharap tingkat kepercayaan warga terhadap birokrasi bisa semakin menguat.

BACA JUGA:Terungkap! Tes DNA Ridwan Kamil dan Anak Putri Lisa Mariana: Tidak Memiliki Kecocokan DNA

BACA JUGA:Rebo Wekasan 2025 Jatuh pada 20 Agustus, Inilah Makna dan Tradisi yang Masih Dilestarikan

Prioritaskan Belanja Daerah yang Berdampak Langsung

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menuturkan arah kebijakan anggaran pada masa pemerintahannya akan fokus pada program prioritas, terutama yang sejalan dengan agenda strategis pemerintah pusat dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Pemkab Serang sangat mendukung program strategis pemerintah pusat. Intinya, seluruh program harus berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujar Zakiyah, Senin 18 Agustus 2025.

Ia menambahkan, visi dan misi yang dibawa Pemkab Serang harus dijalankan dengan mengedepankan pelayanan publik.

Karena itu, sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur akan menjadi bidang utama yang dipacu agar dampaknya dapat segera dirasakan masyarakat.

Tak hanya itu, Zakiyah juga menegaskan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih. Ia memastikan tidak akan ada ruang bagi praktik korupsi maupun jual beli jabatan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: