Disway Award

Jabatan Eselon II di Pemprov Banten Segera Terisi Lima Pejabat Daerah

Jabatan Eselon II di Pemprov Banten Segera Terisi Lima Pejabat Daerah

Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah-Istimewa-

INFORADAR.ID - Dalam waktu dekat, kekosongan jabatan eselon II di Pemprov Banten akan segera terisi.

Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, mengungkapkan bahwa dari lima pejabat yang akan dilantik, dua di antaranya merupakan Sekretaris Daerah (Sekda).

Setidaknya ada lima pejabat dari kabupaten/kota yang dipersiapkan untuk menempati jabatan eselon II tersebut.

Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, serta Sekda Kabupaten Lebak, Budi Santoso, disebut-sebut sebagai kandidat paling berpeluang.

Rencana pengisian jabatan eselon II ini dijadwalkan berlangsung setelah awal September 2025 agar dapat dilakukan sekaligus.

Namun, kepindahan keduanya tetap menunggu keputusan kepala daerah masing-masing apakah akan dipertahankan atau dilepas.

BACA JUGA:Rangkasbitung dan Cibadak Bersaing Menjadi Tuan Rumah MTQ Kabupaten Lebak pada Oktober Mendatang

BACA JUGA:Daftar ‎Mobil Listrik di Bawah Rp100 Juta di Indonesia

Dimyati juga menekankan bahwa bergabungnya pejabat dari kabupaten/kota ke Pemprov akan memberi keuntungan tersendiri.

Selain mendapatkan tunjangan yang lebih besar, lingkungan kerja di provinsi dinilai lebih mendukung dan kondusif sehingga memberi nilai tambah bagi pejabat yang mendapat amanah baru.

18 Jabatan Eselon II Masih Kosong

Menurut informasi terkini, terdapat 18 jabatan eselon II di lingkungan Pemprov Banten yang sampai saat ini masih belum terisi oleh pejabat definitif.

Posisi kosong itu antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas ESDM, Kepala Bapenda, Kepala DPMD, hingga Sekretaris DPRD.

Sementara ini, seluruh posisi tersebut masih dijalankan oleh pejabat pelaksana tugas (Plt).

Rencana pengisian jabatan baru sejatinya sudah dijadwalkan pada 20 Agustus 2025, bertepatan dengan enam bulan masa kepemimpinan Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah.

BACA JUGA:Kades di Lebak Punya Mobil Mewah Tapi Jalan Desa Rusak Parah: Bupati Lebak Turun Tangan

BACA JUGA:Dirut PT MRT Jakarta dan Andra Soni Diskusikan Rencana Jalur MRT di Banten, Ini Bocoran dari Pertemuan Mereka

Namun, karena adanya pejabat yang akan segera pensiun, pelantikan diputuskan diundur hingga awal September agar lebih efisien dan tidak perlu dilakukan dua kali.

Langkah strategis ini diharapkan mampu memperkuat struktur birokrasi Pemprov Banten serta mempercepat pelayanan publik, khususnya di sektor-sektor yang selama ini sempat terkendala akibat kekosongan pejabat definitif.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: