Canggih Tapi Mahal! 'Kulkas Manusia' Jepang Dibanderol Rp140 Jutaan
Kulkas manusia ala jepang--Pinterest
INFORADAR.ID – Jepang kembali menghadirkan inovasi teknologi yang mencuri perhatian dunia. Kali ini, sebuah perusahaan teknologi memperkenalkan perangkat pendingin portabel yang dijuluki sebagai "kulkas manusia" karena mampu memberikan sensasi sejuk langsung pada tubuh penggunanya.
Perangkat tersebut dirancang untuk membantu masyarakat menghadapi suhu ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Dengan teknologi pendingin yang ditempatkan di bagian belakang tubuh, alat ini mampu menurunkan suhu tubuh pengguna sehingga tetap merasa nyaman meski berada di lingkungan yang panas.
Yang menarik, perangkat ini tidak hanya berfungsi sebagai pendingin. Beberapa versi juga dilengkapi fitur penghangat sehingga dapat digunakan saat musim dingin. Desainnya yang ringkas membuat alat ini dapat dikenakan di balik pakaian tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Meski menawarkan teknologi yang canggih, harga perangkat ini menjadi sorotan. Produk tersebut dipasarkan dengan banderol sekitar Rp140 jutaan, menjadikannya salah satu perangkat pendingin pribadi dengan harga fantastis di pasaran.
Harga yang tinggi dipengaruhi oleh penggunaan teknologi mutakhir, material premium, serta sistem pendingin yang diklaim mampu bekerja secara efisien dengan konsumsi daya rendah. Perangkat ini juga ditujukan untuk segmen tertentu, seperti pekerja lapangan, atlet, hingga kalangan profesional yang membutuhkan kenyamanan ekstra saat beraktivitas.
BACA JUGA:Momen Paling Berkesan Piala Dunia 2026: Aksi Suporter Viral hingga Kisah Haru Para Bintang Lapangan
BACA JUGA:Makan di Kafe hingga Nongkrong, Ini Alasan Pengeluaran Gen Z di Jakarta Tembus Rp12 Juta
Peluncuran "kulkas manusia" ini pun memicu beragam respons di media sosial. Sebagian warganet mengaku takjub dengan inovasi tersebut dan menilai teknologi seperti ini berpotensi menjadi solusi di tengah meningkatnya suhu global. Namun, tidak sedikit pula yang mempertanyakan harga jualnya yang dinilai terlalu mahal untuk sebuah perangkat pendingin pribadi.
Meski belum menjadi produk yang dapat dijangkau oleh semua kalangan, kehadiran teknologi ini menunjukkan bagaimana Jepang terus berupaya menghadirkan inovasi yang menjawab tantangan perubahan iklim. Ke depan, bukan tidak mungkin perangkat serupa akan hadir dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas.
Dengan meningkatnya kebutuhan akan teknologi penunjang kenyamanan di tengah cuaca ekstrem, inovasi seperti "kulkas manusia" menjadi gambaran bagaimana perkembangan teknologi terus bergerak untuk mendukung kualitas hidup manusia, meski saat ini masih menjadi barang premium dengan harga yang tidak murah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: