Viral Pasien BPJS Meninggal Usai Keluhkan Tunggu 8 Jam di RS, Komentar Diduga Nakes Tuai Sorotan

Viral Pasien BPJS Meninggal Usai Keluhkan Tunggu 8 Jam di RS, Komentar Diduga Nakes Tuai Sorotan

Viral Pasien BPJS Meninggal Usai Keluhkan Tunggu 8 Jam di RS, Komentar Diduga Nakes Tuai Sorotan--

INFORADAR.ID - Kisah Yurizal, pasien BPJS yang sempat mengeluhkan harus menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan di sebuah rumah sakit di Sleman, menjadi perhatian publik. Setelah kabar meninggalnya beredar, unggahan lama almarhum kembali viral dan memicu perdebatan di media sosial.

Sebelum meninggal dunia, Yurizal sempat membagikan pengalamannya saat menunggu ruang rawat inap. Dalam unggahan tersebut, ia mengaku telah menunggu selama delapan jam dan memilih tidak menyebut nama rumah sakit karena menggunakan layanan BPJS Kesehatan.

Ia menulis, "Delapan jam blm dpt ruangan. Gamau spill RS nya, soalnya gue pake bpjs." Curahan hati tersebut awalnya hanya menjadi keluhan pribadi, namun belakangan kembali ramai diperbincangkan setelah kabar duka meninggalnya tersebar.

Alih-alih mendapat simpati, unggahan Yurizal justru dipenuhi komentar bernada sinis. Sejumlah akun yang diduga berasal dari tenaga kesehatan ikut memberikan tanggapan yang kemudian menuai kritik dari warganet.

Salah satu akun, @erudarahaadini, diduga seorang tenaga kesehatan, melontarkan komentar, "PP nya kayak orang Have tapi aslinya Haven’t kah? haven’t some brain cells." Komentar tersebut dianggap tidak menunjukkan empati terhadap kondisi pasien.

BACA JUGA:Promo Agustusan Menggeliat, Marketplace Optimistis Transaksi UMKM Melesat

BACA JUGA:Demam Fan Meeting Artis Asia Serbu Indonesia, Bukti Pasar Hiburan Nasional Kian Menjanjikan

Komentar lain datang dari akun @bennychrstn yang diduga merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia menulis, "Kalo full, mau dipindahkan kemana? mau di lantai? Gk ada hubungannya sama BPJS atau nggak BPJS yang make banyak, otomatis yg dirawat juga banyak, ga cuma u sendiri. Kalo mau pindah cepat, noh ruang jenazah selalu kosong. Ngeselin dah, nakes/RS bahkan pemerintah melalui BPJS berusaha bantuin, masyarakatnya malah gini."

Sorotan juga mengarah pada akun @1amdika yang menuliskan bahwa pasien dengan kondisi serangan jantung akan lebih cepat mendapatkan penanganan karena langsung masuk instalasi gawat darurat (IGD). Sementara akun @nandafadyla_ ikut menuai kecaman setelah menulis komentar singkat, "Bacot nih pasien."

Setelah komentar-komentar tersebut viral, publik kembali dikejutkan dengan kabar meninggalnya Yurizal. Informasi tersebut memicu gelombang simpati sekaligus kritik terhadap respons yang diterima almarhum saat masih hidup.

Salah seorang teman Yurizal, Fadhilah Ayu Sukma Putri melalui akun Threads @dhilaskukk, mengungkapkan kesedihannya. Ia menulis, "Sedih baca ulang postingannya, lebih sedih lagi baca banyak komentar yang menghakimi. Mungkin saat itu dia cuma sedang lelah dan ingin meluapkan apa yang dirasakan."

Kabar duka juga disampaikan sepupu Yurizal, Hilda Aprianti, melalui unggahan di media sosial. Ia mengungkapkan bahwa Yurizal meninggal dunia pada 31 Juli 2026 dan menyampaikan doa untuk almarhum.

BACA JUGA:Rela Habiskan Jutaan Rupiah demi Idola, Tren Koleksi Merchandise Resmi Kian Digandrungi Anak Muda

BACA JUGA:Maraknya Lowongan Kerja Palsu, Begini Langkah Hukum yang Bisa Ditempuh Korban

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait