Disway Award

Bukan Sekadar Pamer Foto, Ini Tren Liburan Akhir Tahun 'Low Budget' tapi 'Aesthetic' ala Gen Z

Bukan Sekadar Pamer Foto, Ini Tren Liburan Akhir Tahun 'Low Budget' tapi 'Aesthetic' ala Gen Z

Wisata-Line Bank -

INFORADAR – Menjelang pergantian tahun, kesibukan mempersiapkan liburan mulai terasa. Tetapi, generasi Z (Gen Z) membawa pola berwisata berbeda tahun ini. Gen Z yang mendominasi tren media sosial, kini membawa angin segar dalam menikmati dan memaknai liburan akhir tahun.

Bagi para Gen Z liburan mewah di hotel bintang 5 dan bepergian ke luar negeri tidak lagi jadi tolak ukur kebahagiaan. Tren "Healing" yang lebih mengedepankan kesehatan mental, pengalaman, dan visual yang cantik kini menjadi prioritas utaman mereka selagi masih ramah di kantong.

"Kita maa liburan akhir tahun milihnya tempat-tempat yang cantik-cantik sih sama yang bikin adem pikiran pokoknya yang fun gitu lah, soalnya kan abis kerja juga jadi butuh yang fresh - fresh," ucap Farhan Hafidz (23) gen Z asal kota Serang.

Gen Z cenderung menghindari lokasi wisata yang terlalu padat (over-tourism) seperti pusat kota Puncak atau pantai-pantai populer di Bali yang sudah umum. Mereka lebih memilih mencari hidden gem—lokasi tersembunyi yang jarang diketahui orang, tenang, dan menawarkan pemandangan alam yang asri.

BACA JUGA:30 Prodi SPAN dan UM PTKIN UIN Jakarta 2026

BACA JUGA:‎Antusiasme Penonton Warnai Euforia Hari Pertama Banten Creative Festival 2025

"Males banget kalau harus macet-macetan cuma buat lihat orang lagi. Gen Z sekarang lebih suka cari tempat yang sepi, udara segar, bisa buat deep talk sama teman, dan pastinya kontennya bagus buat TikTok," ujar Ratu Putria (22) gen Z asal Kota Serang 

Selain itu, Alih-alih membuat rencana yang padat dari pagi sampai malam, Gen Z lebih menyukai konsep Slow Living. Kegiatan seperti Staycation di Airbnb yang memiliki desain interior unik, glamping (glamour camping) di pinggir sungai, atau sekadar piknik di taman kota menjadi pilihan favorit.

Fokus utamanya adalah istirahat berkualitas. Mereka tidak masalah menghabiskan waktu seharian di penginapan untuk maraton film, memesan makanan via aplikasi, dan benar-benar lepas dari kepenatan kerja (burnout).

Tahun ini, tren mengunjungi museum seni interaktif, pameran instalasi (art exhibition), hingga lokakarya pembuatan keramik (pottery class) meningkat pesat di kalangan anak muda.

BACA JUGA:4 Tips Liburan Akhir Tahun di Musim Hujan, Tetap Nyaman dan Seru dengan Strategi Ini

BACA JUGA:Andra Soni Jamin Keamanan Wisatawan di Banten, Destinasi Aman Dikunjungi

Liburan bukan sekadar jalan-jalan, tapi harus menghasilkan sebuah core memory atau pengalaman baru. Aktivitas ini dinilai lebih memuaskan batin dan memberikan konten media sosial yang lebih artsy dan berkelas dibandingkan sekadar foto pemandangan biasa.

Meski terlihat hedonis di media sosial, faktanya Gen Z adalah perencana keuangan yang cukup ketat untuk urusan liburan. Sistem split bill (patungan) yang transparan menggunakan aplikasi keuangan digital menjadi norma wajib saat liburan bersama grup.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: