5 Tips Dasar Memulai Penulisan Novel Pertamamu
--Pinterest/Smatasmedeelw
INFORADAR.ID - Banyak orang menyimpan mimpi besar untuk menulis sebuah novel. Sayangnya, tidak sedikit pula yang berhenti di tengah jalan karena bingung bagaimana cara merangkai ide kepala menjadi berlembar-lembar halaman yang utuh. menulis novel memang sebuah perjalanan panjang, tetapi prosesnya bisa menjadi sangat menyenangkan jika kamu tahu strategi yang tepat untuk memulainya.
Bagi kamu yang ingin serius mewujudkan draf pertama, berikut adalah beberapa tips dasar yang bisa langsung kamu terapkan tanpa perlu menunggu datangnya inspirasi ajaib.
1. Temukan Premis Utama Sebagai Kompas Cerita
Langkah paling awal bukanlah langsung menulis bab pertama, melainkan menentukan premis. Premis adalah satu atau dua kalimat inti yang merangkum keseluruhan cerita secara padat, siapa tokoh utamanya, apa konflik terbesarnya, dan apa tujuan yang ingin dicapai.
Anggap premis ini sebagai kompas atau jangkar. Ketika di tengah jalan kamu merasa arah ceritamu mulai melantur atau terlalu melebar, kamu tinggal menengok kembali premis ini untuk menjaga tulisan tetap berada di jalur yang benar.
2. Bangun Karakter yang Manusiawi dan Punya Dimensi
Sebuah cerita akan terasa hidup jika pembaca bisa peduli dengan nasib para tokoh di dalamnya. Oleh karena itu, hindari membuat karakter yang terlalu sempurna tanpa cela. Berikan tokoh utamamu kelebihan, tetapi lengkapi juga dengan kelemahan, ketakutan terbesar, serta rahasia masa lalu.
Karakter yang memiliki kontradiksi batin seperti ini jauh lebih bermakna dan terasa nyata di mata pembaca, sehingga setiap keputusan yang mereka ambil di dalam cerita akan terasa masuk akal.
3. Buat Alur Garis Besar (Plot Outline)
Menulis tanpa rencana sering kali menjadi penyebab utama munculnya writer’s block atau macet di tengah jalan. Kamu tidak harus membuat rencana yang super detail, cukup petakan poin-poin penting dalam perjalanan cerita tersebut.
Tentukan di mana cerita dimulai (eksposisi), apa pemicu masalahnya (insiden penggerak), kapan konflik mencapai titik tertinggi (klimaks), dan bagaimana semua itu diselesaikan (resolusi). Kerangka sederhana ini akan membantumu melihat gambaran besar struktur cerita secara objektif sebelum mulai mengisinya dengan narasi yang panjang.
4. Fokus Selesaikan Draf Pertama, Lupakan Editing Sejenak
Salah satu jebakan terbesar penulis pemula adalah keinginan untuk langsung menghasilkan kalimat yang sempurna sejak ketukan pertama di kibor.
Setiap kali selesai menulis satu paragraf, mereka cenderung kembali ke atas untuk memperbaiki pilihan kata atau tata bahasa. Kebiasaan ini justru akan membunuh kreativitas dan membuat drafmu tidak akan pernah selesai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
