Disway Award

Sering Mengeluh di Media Sosial Bisa Bikin Gagal Diterima Kerja? Ini Penjelasannya

Sering Mengeluh di Media Sosial Bisa Bikin Gagal Diterima Kerja? Ini Penjelasannya

Pusing-Pinterest/Stylecraze-

Meski demikian, bukan berarti seseorang sama sekali tidak boleh mengekspresikan perasaan di media sosial.

Banyak orang menggunakan media sosial sebagai tempat berbagi cerita, mencurahkan emosi, atau sekadar mencari dukungan dari teman dan pengikutnya.

Dzikra Aulia Fani, salah satu mahasiswa di Serang, menilai bahwa mengeluh di media sosial sebenarnya hal yang cukup wajar selama tidak berlebihan.

“Menurut aku wajar aja sih kalau orang kadang ngeluh di media sosial. Tapi mungkin memang harus lebih hati-hati, apalagi kalau lagi cari kerja,” ujarnya.

 

 

Fenomena ini menunjukkan bahwa media sosial kini bukan hanya ruang pribadi, tetapi juga ruang publik yang dapat memengaruhi citra seseorang, termasuk dalam dunia profesional. 

Apa yang ditulis atau dibagikan di internet dapat meninggalkan jejak yang bertahan lama dan dapat diakses oleh siapa saja.

Karena itu, banyak pakar karier menyarankan agar pengguna media sosial lebih bijak dalam membagikan konten, terutama ketika sedang mencari pekerjaan

Menjaga keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan citra profesional dianggap penting di era digital saat ini.

Pada akhirnya, mengeluh di media sosial bukanlah sesuatu yang sepenuhnya salah. 

Namun, memahami dampak dari jejak digital yang kita tinggalkan menjadi hal yang semakin penting, terutama ketika hal tersebut dapat memengaruhi peluang karier di masa depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: