Disway Award

Social Battery Menipis? Tips Survival Mahasiswa Introvert Hadapi Aktivitas Kampus

Social Battery Menipis? Tips Survival Mahasiswa Introvert Hadapi Aktivitas Kampus

Social battery di lingkungan mahasiswa -Pinterest/Freepik-

BACA JUGA:7 Tips Decluttering, Menyederhanakan Hidup Lewat Pengelolaan Barang

BACA JUGA:BookTok dan Bookstagram, Cara Baru Keluar dari Reading Slump

Dalam hal menolak ajakan sosial, Ade mengaku cukup fleksibel dan menyesuaikan dengan situasi. Jika sedang sibuk, ia tidak ragu untuk menolak dengan alasan yang jelas. “Kalau lagi ngerjain tugas atau ada hal penting, pasti aku bilang nggak bisa. Tapi kalau lagi senggang, biasanya aku iyain, karena ngumpul atau ngobrol sama temen itu bisa bikin mood naik,” jelasnya.

Ade pun memberikan saran bagi mahasiswa lain agar tidak memaksakan diri mengikuti semua kegiatan hanya karena takut tertinggal. “Sarannya jangan fomo. Jangan semua organisasi diikutin kalau akhirnya capek sendiri karena nggak bisa ngatur waktu. Santai aja,” pungkasnya.

Fenomena social battery yang menipis menjadi pengingat bahwa setiap mahasiswa memiliki batas energi sosial yang berbeda. Mengenali diri sendiri, menetapkan batasan, dan berani berkata “tidak” menjadi langkah penting agar kehidupan kampus tetap seimbang, sehat, dan bermakna.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: