Password Mulai Ditinggalkan, Passkey Siap Jadi Standar Baru Keamanan Digital

Password Mulai Ditinggalkan, Passkey Siap Jadi Standar Baru Keamanan Digital

Passkey-Google For Developer -

INFORADAR.ID — Pasword yang menjadi kunci utama dalam mengamankan akun digital perlahan mulai mendapat alternatif baru. Teknologi passkey hadir menawarkan hal simpel dengan melakukan login akun tanpa harus mengektin kata sandi, dengan memanfaatkan biometrik, pin atau pola penguncian perangkat. FIDO Alliance menyebut Teknologi passkey dirancang guna kredensial autentikasi yang lebih tahan terhadap phising.

Cara kerjanya berbeda dari password biasa. Saat pengguna membuat passkey, sistem menggunakan kriptografi kunci publik. Satu kunci disimpan oleh layanan, sedangkan kunci privat tetap berada pada perangkat pengguna dan tidak dibagikan kepada server. Proses login kemudian dilakukan setelah pengguna memverifikasi identitas melalui perangkat.

Pada praktiknya, pengguna hanya cukup membuka situsatau aplikasi yang mendukung passkey, kemudian langsung saja pilih opsi tersebut. Langsung lakukan verifikasi dengan menggunakan sidik jadi, PIn, pemindaian wajah, atau metode penguncian perangkat lainnya. Dengan ini pengguna tidak perlu lagi menghafal beragam kombinasi pasword yang rentan lupa untuk berbagai akun.

BACA JUGA:Guru PPPK Mau Jadi PNS? Tetap Harus Tes, Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Dimulai 2027

BACA JUGA:Casio Pro Trek PRJ01AE-8 Resmi Meluncur, Jam Outdoor Ringkas yang Tak Butuh Fitur Smartwatch

Keamanan menjadi salah satu alasan utama passkey semakin dilirik. Berbeda dengan password yang dapat dicuri melalui situs phishing, passkey menggunakan kriptografi dan terikat pada layanan tempat kredensial tersebut dibuat. FIDO Alliance menyatakan autentikasi berbasis FIDO dapat mengurangi risiko phishing sekaligus menghilangkan penggunaan ulang kredensial.

Adopsinya juga terus berkembang. Pada Agustus 2026, FIDO Alliance melaporkan sekitar 5 miliar passkey telah digunakan secara aktif di seluruh dunia. Laporan yang sama menunjukkan 90 persen konsumen telah mengenal passkey dan 75 persen mengaktifkannya setidaknya pada sebagian akun.

Walaupun passkey lebih aman dari phising, tantangan lainnya justru terdapat di situs. Banyak situs masih menggunakan password sebagai pengamanan sehingga penggunaan passkey belum bisa merata di berbagai situ yang ada. 

BACA JUGA:Menteri Rini Minta Sekat Antarunit di Kementerian PANRB Dikurangi: Fokusnya Satu, Layani Masyarakat

BACA JUGA:Dari Karantina Curug Hingga Buperta Cibubur, Dua Santri Ponpes Daarul Ahsan Melenggang ke Jamnas 2026

Passkey akhirnya bukan sekadar teknologi untuk membuat login lebih praktis. Dengan dukungan perangkat dan layanan yang semakin luas, metode ini berpotensi mengurangi ketergantungan pada password yang rentan dicuri, ditebak, atau digunakan ulang. Masa depan keamanan digital pun perlahan bergerak menuju autentikasi yang lebih sederhana sekaligus tahan terhadap serangan phishing.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: