Internet Satelit Makin Dilirik, Benarkah Bisa Gantikan Wi-Fi Rumahan?
Internet satelit Starlink-Toko Nale-
INFORADAR.ID — Penggunaan internet satelit kini mulai dilirik sebagai alternatif koneksi internet di Indonesia, terutama bagi para masyarakat yang tinggal di wilayah yang aksesnya belum terjangkau jaringan fiber optik. Salah satu internet satelit yang tersohor saat ini adalah Starlink, yang menawarkan koneksi internet melalui satelit orbit rendah dan dapat digunakan di berbagai tempat selama perangkat memperoleh pandangan yang memadai ke langit.
Dari sisi harga, internet satelit masih relatif mahal dibandingkan koneksi fiber. Starlink saat ini mencantumkan layanan mulai Rp510.000 per bulan, sementara perangkat kerasnya mulai sekitar Rp4,75 juta di area tertentu. Biaya awal tersebut menjadi pertimbangan penting bagi pengguna yang hanya membutuhkan internet untuk aktivitas sehari-hari.
Sebaliknya, layanan fiber seperti Indihome menawarkan pilihan Internet rumahan dengan harga yang relatif lebih murah. Telkomsel sendiri mencantumkan banyak paket terjangkau mulai dari Rp250.000 perbulan dengan kecepatan 150 Mbps dan 290.000 untuk 209 Mbps, meski harga serta ketersediaan harus melihat dari ketersediaan tempat.
BACA JUGA:Guru PPPK Mau Jadi PNS? Tetap Harus Tes, Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Dimulai 2027
BACA JUGA:Casio Pro Trek PRJ01AE-8 Resmi Meluncur, Jam Outdoor Ringkas yang Tak Butuh Fitur Smartwatch
Dari sisi kecepatan, satelit tidak selalu kalah. Starlink menyatakan layanannya menyediakan internet berkecepatan tinggi, sementara paket fiber dapat menawarkan kecepatan hingga ratusan Mbps. Namun, pengalaman pengguna dipengaruhi lokasi, kondisi jaringan, perangkat, serta kualitas instalasi.
Yang menjadikan keunggulan utama dari internet satelit sendiri adalah jangkauannya yang luas. Teknologi ini tidak perlu menggunakan kabel fiber yang harus terhubung dari satu rumah ke box terminal yang disediakan sehingga hal ini bisa menjadi solusi untuk daerah terpencil, Kepulauan, atau daerah yang sulit dibangun infrastruktur kabel.
Walaupun dengan keunggulan yang disediakan, kendalanya masih terdapat pada harg yang cukup mahal. Untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan internet kabel masih lebih ekonomis dan praktis. Fiber juga tidak perlu membutuhkan perangkat antena satelit dengan pemasangan awal yang tidak mahal.
BACA JUGA:Angga Sasongko Garap Film “Perang Jawa”, Angkat Kisah Diponegoro dari Berbagai Sudut Pandang
Dengan demikian, internet satelit belum tentu menggantikan Wi-Fi berbasis fiber. Keduanya lebih tepat dipandang sebagai pilihan berdasarkan kebutuhan. Fiber cocok untuk pengguna di wilayah terjangkau jaringan, sedangkan satelit menawarkan alternatif bagi masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan koneksi internet tetap.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: