Disway Award

‎Angkat Fenomena Pinjol, Film Check Out Sekarang, Pay Later (Caper) Tayang 5 Februari ‎

‎Angkat Fenomena Pinjol, Film Check Out Sekarang, Pay Later (Caper) Tayang 5 Februari  ‎

Poster film paylater 2--Instagram/@rapifilms

‎INFORADAR.ID - Film Check Out Sekarang, Pay Later (Caper) mendominasi layar lebar Indonesia sejak tayang perdana pada 5 Februari 2026, menyajikan kisah satir penuh ketegangan tentang jebakan pinjaman online ilegal di era belanja digital yang gila-gilaan. 

‎Sutradara Surya Ardy Octaviand menghidupkan adaptasi serial web viral ini melalui produksi Scovi Films dan Rapi Films, dengan Amanda Manopo berperan sebagai Tina, mantan juara kontes kecantikan kampung yang kecanduan shopping online tanpa batas.

Hidupnya ambruk saat utang pinjol membengkak, memaksanya bekerja di kantor debt collector ilegal untuk biayai adik kecilnya Umski (Fajar Sadboy) dan nenek renta (Merry Sanger). Di sana, Tina bertemu Mail (Devano Danendra), korban pinjol lain yang keluarganya hancur karena tagihan fiktif dan teror tanpa henti. 

‎Mereka berdua mulai selidiki lapisan gelap industri fintech nakal: suap pejabat, data pribadi dijual, hingga operasi penculikan debitur telat bayar. Naskah Widya Arifianti, pemenang Piala Citra FFI 2025, berkembang dari komedi ringan jadi thriller mencekam, klimaks di gudang konspirasi Jakarta malam hari di mana Tina harus pilih antara selamatkan diri atau bongkar mafia pinjol. Durasi 110 menit ini campur adegan lucu ala slapstick dengan momen emosional soal keluarga dan godaan "beli sekarang, bayar nanti". 

‎Amanda Manopo bersinar sebagai Tina yang transformasi dari gadis manja jadi pejuang literasi keuangan, chemistry-nya dengan Fajar Sadboy sebagai Umski si adik jail bikin penonton ngakak sekaligus haru. Devano Danendra tambah kedalaman sebagai Mail yang patah semangat, didukung ensemble cast seperti Dimas Aditya sebagai bos pinjol kejam dan cameo Kiki Narendra sebagai polisi korup. Sinematografi dinamis tangkap hiruk-pikuk Jakarta malam, score musik elektronik tegang oleh Chandra Darusman perkuat nuansa urban thriller. 

BACA JUGA:Drakor The Art of Sarah Tentang Apa? Ini Sinopsinya

BACA JUGA:“Succession”: Drama Dinasti Media yang Mengguncang Televisi Modern

Caper gugat fenomena pinjol ilegal yang merajalela di 2026, di mana OJK catat 500 ribu kasus penagihan kasar tahun lalu, khususnya korban muda di Depok dan Jabodetabek yang tergiur diskon e-commerce.

Film ini tekankan bahaya konsumsi impulsif, literasi keuangan, dan keberanian lawan sistem timpang, relevan banget pasca ledakan fintech pasca-pandemi. Pesan edukatifnya kuat: "Check out sekarang boleh, tapi pay later jangan sampe jadi caper seumur hidup", sambil sindir regulasi lemah pemerintah. 

‎Mahasiswi UIN Banten, Sri Wulandari mengungkapkan turut antusias menyambut film Caper ini. 

‎"Aku antusias banget sih mau nonton film ini, karena pas aku nonton pay later 1 itu seru banget dengan, ga bosen sama sekali"

‎Tayang serentak di 500 layar XXI, CGV, Cinepolis hingga akhir Maret 2026, hari pertama raup Rp5 miliar berkat trailer viral #CaperPinjolManopo di TikTok (20 juta views). Review awal dari kritikus puji akting Amanda sebagai karir terbaiknya, meski komedi kadang over-the-top; penonton prediksi box office Rp75 miliar, saingi Mencuri Raden Saleh. Di Depok, bioskop lokal penuh sesak weekend ini nonton yuk, tapi dompet dijaga ketat! 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: