RTQ El-Alif Ajarkan Empati Lewat Aksi Berbagi di Bulan Ramadhan
Para santri, relawan dan pengajar saat aksi berbagi di Alun-alun Kota Serang--
INFORADAR.ID - Di tengah bulan suci Ramadhan, Rumah Tahfidzul Qur’an (RTQ) El-Alif menanamkan nilai empati kepada para santri melalui aksi berbagi 215 paket nasi kepada masyarakat yang membutuhkan di Tugu Alun-Alun Kota Serang, Jumat, 20 Februari 2026.
Pada Jumat pertama Ramadhan, 20 Februari 2026, sebanyak 215 paket nasi dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan untuk berbuka puasa, tetapi menjadi ruang belajar nyata bagi para santri tentang arti kepedulian dan empati sosial.
Sebelum turun ke lokasi, para santri terlebih dahulu mengikuti pengarahan singkat dari pengasuh dan panitia. Mereka diajarkan cara menyapa dengan sopan, menyerahkan bantuan dengan tangan kanan, serta mengucapkan doa sederhana. Proses ini menjadi bagian dari pendidikan karakter agar anak-anak memahami bahwa berbagi bukan hanya tentang memberi, melainkan juga tentang sikap dan adab.
Program Ramadhan Berbagi telah rutin dilaksanakan sejak 2021. Setiap tahunnya, jumlah paket yang dibagikan disesuaikan dengan donasi yang terkumpul dari wali santri dan para dermawan. Selain pembagian nasi kotak, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan evaluasi sederhana agar para santri dapat merefleksikan pengalaman mereka setelah kegiatan berlangsung.
Pengasuh RTQ El-Alif, Najah Latifah, menegaskan bahwa pendidikan Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan hafalan. “Kami ingin anak-anak memahami bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk diingat, tetapi untuk diamalkan. Ramadhan adalah momen terbaik untuk menanamkan itu,” ujarnya.
Salah satu relawan, Tiara Septiani, mahasiswa KPI dari Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten, mengaku telah terlibat dalam kegiatan ini sejak Ramadhan 2023. Ia pertama kali bergabung karena ingin mengisi bulan suci dengan kegiatan yang lebih bermakna sekaligus mengaplikasikan nilai-nilai komunikasi sosial yang dipelajarinya di bangku kuliah.
“Awalnya saya ingin mencari pengalaman lapangan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Tapi setelah ikut, saya merasa ini bukan sekadar kegiatan berbagi. Saya melihat bagaimana anak-anak belajar empati secara langsung. Itu yang membuat saya terus ikut setiap tahunnya,” tuturnya.
Menurut Tiara, interaksi sederhana antara santri dan masyarakat menjadi momen pembelajaran yang tidak tergantikan. “Anak-anak belajar melihat realitas sosial, menyapa dengan sopan, dan merasakan kebahagiaan saat bisa membantu. Nilai itu yang menurut saya sangat penting ditanamkan sejak dini,” tambahnya
Beberapa penerima manfaat tampak terharu menerima paket nasi tersebut. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, bantuan kecil itu menjadi makna besar menjelang waktu berbuka. Tidak sedikit dari mereka yang mendoakan para santri agar kelak tumbuh menjadi generasi yang bermanfaat.
Melalui Ramadhan Berbagi, RTQ El-Alif tidak hanya membagikan makanan, tetapi juga membangun kesadaran sosial sejak usia dini. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk karakter santri yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga peka terhadap lingkungan sekitar.
Di tengah tantangan zaman yang kian individualistis, langkah kecil para santri ini menjadi pengingat bahwa empati masih tumbuh dan terus dirawat dalam bingkai pendidikan Al-Qur’an
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
