Suara yang Datang dari Ombak
Ilustrasi Ombak-Istock.com/Philip Thuraton-
Aku: “Terima kasih, Laut. Terima kasih, Ombak.”
Laut: “Kembalilah kapan pun kau ingin mendengar. Kami akan tetap bernyanyi.”
Aku melangkah perlahan meninggalkan pantai. Angin sore menepuk bahuku lembut, seolah mengucapkan selamat jalan. Di belakangku, laut terus bernyanyi, nyanyian tentang kesetiaan, kehilangan, dan keabadian.
Dan di antara gema ombak itu, aku merasa menemukan kembali sesuatu yang dulu hilang: diriku sendiri.
Oleh Ahmad Sihabudin, Dosen Komunikasi Lintas Budaya, FISIP, Untirta
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
