Program Makan Bergizi Gratis Diperkuat, Standar Keamanan Pangan Jadi Perhatian

Program Makan Bergizi Gratis Diperkuat, Standar Keamanan Pangan Jadi Perhatian

Dapur MBG -Harian Disway-

INFORADAR.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) terus berbenah dengan melakukan perkuatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pembenahan tata Kelola, standar keamanan pangan, serta penigkatan pelayanan.

Perkembangan program ini perlu kawal Bersama karena pelaksanaannya yang memakan dana tidak sedikit dan manfaatnya menjangkau puluhan juta penerima.

Dalam keterangan yang diterbitkan pada Selasa (20/10/2026), BGN menyebut program MBG telah menjangkau 57.491.334 penerima manfaat. Pelaksanaannya didukung 26.385 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi dan melibatkan 1.027.998 tenaga kerja.

BGN menyatakan pengembangan program kini tidak hanya berfokus pada perluasan jangkauan, tetapi juga pada keamanan makanan, pemenuhan standar gizi, dan ketepatan sasaran. Aspek tersebut menjadi penting dalam penyediaan makanan bagi peserta didik dan kelompok penerima lainnya.

Keamanan pangan perlu diperhatikan sejak pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga distribusi. Pengawasan yang konsisten dibutuhkan agar makanan yang disalurkan memenuhi persyaratan kebersihan dan layak dikonsumsi.

Selain keamanan, kualitas menu dan kecukupan gizi perlu menjadi bagian dari evaluasi. Pelaksanaan program juga perlu mempertimbangkan kebutuhan penerima manfaat serta kondisi operasional setiap satuan pelayanan.

Besarnya cakupan program membuat pengawasan dan evaluasi berkala semakin penting. Pemerintah perlu memastikan setiap unit pelayanan menjalankan prosedur yang berlaku dan menindaklanjuti laporan mengenai masalah kualitas maupun distribusi.

BACA JUGA:Tanpa Jumpscare, Film Horor Hasut Teror Penonton Lewat Bisikan Misterius dan Trauma Masa Lalu

BACA JUGA:KMP Batumandi Terbakar di Selat Sunda, Menhub Minta Polri dan KNKT Usut Penyebabnya

Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh jumlah makanan yang dibagikan. Konsistensi standar, transparansi penggunaan anggaran, dan evaluasi dampak terhadap penerima manfaat diperlukan agar program berjalan efektif serta memberikan manfaat yang sesuai dengan tujuannya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: