Disway Award

Pelantikan Pejabat Pemprov Banten Diundur, Ini Penjelasannya

Pelantikan Pejabat Pemprov Banten Diundur, Ini Penjelasannya

Pelantikan pejabat Pemprov Banten diundur, penyesuaian manajemen talenta jadi alasan utama-Dok. Istimewa-

INFORADAR.ID- Pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Banten yang semula dijadwalkan pada 20 Agustus terpaksa diundur

Menurut Sekda Banten, penundaan ini disebabkan oleh beberapa faktor yang perlu diselesaikan terlebih dahulu. 

Rencana untuk melantik pejabat eselon II di Pemprov Banten yang sebelumnya direncanakan diadakan pada 20 Agustus 2025 tidak akan dilaksanakan.

Sekretaris Daerah Banten, Deden Apriandhi Hartawan, menjelaskan penyebabnya, yang mana hal ini menjadi sorotan karena bertepatan dengan enam bulan pemerintahan Gubernur Andra Soni dan Wakil Gubernur A Dimyati Natakusumah.

BACA JUGA:Drama Hukum Ridwan Kamil vs Lisa Mariana: Tes DNA Ungkap Fakta Mengejutkan

BACA JUGA:Pemkab Serang Fokuskan Belanja Daerah untuk Kebutuhan Masyarakat

Bahkan, sebelumnya, Wakil Gubernur Dimyati pernah menyebut bahwa pelantikan pejabat akan dilakukan pada hari itu. Namun, Deden menekankan bahwa proses pelantikan harus dilakukan dengan hati-hati. 

Sekda Banten menyatakan bahwa pelantikan pejabat di Pemprov Banten tidak ingin dilakukan secara terburu-buru dan harus mempertimbangkan segala aspek dengan cermat sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menambahkan bahwa penempatan pejabat akan disesuaikan dengan sistem manajemen talenta, yang merupakan salah satu prioritas Gubernur Andra Soni.

BACA JUGA:Bapenda Kabupaten Tangerang Berikan Keringanan Pajak BPHTB dan PBB, Simak Detailnya

BACA JUGA:Rekomendasi Rekening Bank yang Cocok untuk Mahasiswa, Lengkap dengan Fitur dan Biayanya

Di samping itu, Pemprov Banten juga memperhatikan urutan berdasarkan pangkat serta masa jabatan pejabat yang dianggap sudah terlalu lama menjabat di posisi yang sama.

“Pejabat yang telah lama menduduki posisi tertentu akan melalui proses evaluasi. Semua tindakan dilakukan dengan cara yang objektif dan transparan,” ungkap Deden.

Ia juga mengingatkan semua ASN di Pemprov Banten untuk tidak terlalu fokus pada rencana pelantikan. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: