Akibat Tambang Ilegal Warga Pulau Gebe Krisis Air Bersih
Warga Pulau Gebe Maluku Utara krisis air bersih -X/@syilanaziha-
INFORADAR.ID - Ramai tagar Save Pulau Gebe menjadi isu serius dari dampak tambang Ilegal yang menceritakan warga Maluku Utara.
Pulau Gebe di Halmahera Tengah, Maluku Utara, sedang menghadapi masa-masa sulit.
Krisis air bersih menjadi persoalan utama yang mengganggu aktivitas harian warga Pulau Gebe, dari mandi hingga memasak.
Warga tak lagi bisa mengandalkan sumber air alami yang dulunya melimpah. Sungai dan sumur kini dipenuhi lumpur dan warna airnya tak lagi jernih.
Akibatnya banyak keluarga harus membeli air galon dengan harga yang tidak murah. Sayangnya, tak semua mampu melakukannya setiap hari.
BACA JUGA:Beasiswa Perintis Dibuka! Khusus Siswa Kelas 12 SMA/SMK/MA Seluruh Indonesia
BACA JUGA:Meriahkan HUT ke-80 RI, Ibu-Ibu Kramatwatu Tampil Bikin Heboh dengan Beragam Perlombaan Kreatif
Tambang Ilegal Membuat Air Warga Tercemar
Tambang ilegal yang beroperasi tanpa pengawasan merusak keseimbangan alam yang selama ini menjadi tumpuan hidup masyarakat lokal.
Tanah digali, air tercemar, dan suara alat berat menggantikan suara hutan.
Masifnya aktivitas tambang Ilegal mengancam lingkungan dan mata pencaharian warga setempat.
Lebih dari sekadar rusaknya alam, yang terasa kuat adalah hilangnya rasa aman.
Negara Abai Pada Krisis Lingkungan
Negara seolah tidak hadir saat warga mempertanyakan hak mereka atas lingkungan yang layak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
