INFORADAR.ID – Setiap hari Rabu pertama di bulan Oktober, masyarakat di berbagai negara memperingati Hari Berjalan Kaki ke Sekolah Internasional. Mengutip laporan RRI, peringatan global ini hadir untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membangun lingkungan aman bagi pejalan kaki serta membiasakan gaya hidup aktif bagi para siswa.
Sejarah gerakan ini bermula di Amerika Serikat pada tahun 1997 melalui insiatif bertajuk ‘Walk Our Children to School Day’ yang digagas oleh Partnership for a Walkable America.
Gerakan tersebut berkembang pesat hingga pada tahun 2000 bertransformasi menjadi agenda internasional setelah Inggris dan Kanada bergabung secara resmi.
Guna memperluas jangkauan ke berbagai negara, pembentukan International Walk to School Committee kemudian menyepakati penetapan bulan Oktober sebagai International Walk to School Month sejak 2006.
Seiring berjalannya waktu, fokus kampanye tidak hanya terbatas pada aktivitas berjalan kaki saja, melainkan juga meluas ke penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi ramah lingkungan.
Kampanye National Bike to School Day yang digelar pertama kali pada Mei 2012 turut memperkuat dukungan terhadap infrastruktur jalan yang aman dan inklusif bagi seluruh anak-anak.
Selain berdampak positif bagi lingkungan, aktivitas ini menyimpan manfaat besar bagi tubuh. Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Dede Nasrullah, menjelaskan bahwa berjalan kaki rutin selama 30 hingga 45 menit sehari terbukti ampuh meningkatkan daya tahan tubuh sehingga seseorang tidak mudah terserang penyakit dibandingkan mereka yang jarang berolahraga.