INFORADAR.ID — Cuaca panas bukan hanya membuat tubuh mudah gerah dan berkeringat, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Wajah bisa terlihat lebih kusam, berminyak, bahkan terasa kering apabila tidak dirawat dengan baik.
Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah paparan sinar ultraviolet (UV) saat beraktivitas di luar ruangan. Paparan UV yang berlebihan dapat berdampak buruk pada kulit. Karena itu, perlindungan dari sinar matahari tetap diperlukan meski kondisi langit sedang berawan.
Selain sinar matahari, produksi keringat dan minyak yang meningkat ketika cuaca panas juga bisa membuat wajah terasa tidak nyaman. Jika tidak dibersihkan dengan baik, kotoran dan sisa produk yang menempel dapat membuat kulit tampak semakin kusam.
Langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan wajah. Setelah beraktivitas di luar rumah, bersihkan wajah menggunakan produk yang sesuai dengan jenis kulit. Namun, hindari mencuci wajah terlalu sering karena justru dapat membuat kulit kehilangan kelembapan dan menjadi lebih sensitif.
Pelembap juga tetap penting digunakan meski wajah terasa lebih berminyak. Pilih produk dengan tekstur ringan agar kulit tetap lembap tanpa terasa berat. Penggunaan sunscreen juga sebaiknya tidak dilewatkan. Pilih sunscreen dengan perlindungan terhadap UVA dan UVB serta SPF 30 atau lebih.
Perlindungan dari matahari tidak harus bergantung pada sunscreen. Topi, payung, pakaian yang menutupi kulit, serta berteduh ketika matahari sedang terik juga dapat membantu mengurangi paparan UV.
WHO menyarankan perlindungan tambahan ketika indeks UV mencapai angka 3 atau lebih. Selain perawatan dari luar, pastikan tubuh mendapat cukup cairan karena cuaca panas membuat tubuh lebih banyak kehilangan air melalui keringat.
Dengan perawatan sederhana dan konsisten, kulit tetap dapat terjaga meski aktivitas harus dilakukan di tengah cuaca panas.
Mahasiswa Magang UNSERA Ayu zalva ayyaasyi