Korea Selatan Buka Peluang Kerja Perawat Lansia Bagi WNI Lewat Jalur Visa E-7
Peluang karier dan pendidikan baru di Negeri Ginseng!--
INFORADAR.ID – Pemerintah Korea Selatan secara resmi membuka peluang bagi Warga Negara Indonesia (WNI) untuk bekerja sebagai tenaga perawatan lansia (care worker). Mengutip laporan CNBC Indonesia, kebijakan ini dihadirkan guna memenuhi tingginya permintaan tenaga perawatan di tengah laju penuaan penduduk yang kian pesat di Negeri Ginseng tersebut.
Sejak 2024, Korea Selatan telah memasukkan profesi care worker lansia ke dalam skema visa Specific Activities (E-7). Hingga tahun 2026, sebanyak 21 perguruan tinggi di Korea telah ditunjuk sebagai "Perguruan Tinggi Pembinaan Care Worker Lansia untuk Warga Asing" guna menyelenggarakan program studi khusus, pelatihan bahasa Korea, serta sertifikasi resmi sebelum para lulusannya diserap oleh fasilitas kesejahteraan setempat.
Untuk bekerja sebagai care worker profesional, calon tenaga kerja WNI diwajibkan menempuh jalur pendidikan formal terlebih dahulu. Tahapannya dimulai dari mendaftar di perguruan tinggi pembinaan resmi di Korea, menyelesaikan program pendidikan dan sertifikasi care worker, hingga lulus dan mengamankan kontrak kerja di fasilitas kesehatan lansia untuk mengalihkan status tinggal menjadi visa E-7-2.
Pemerintah Korea Selatan juga memberikan sejumlah insentif dan kemudahan visa bagi mahasiswa asing yang memilih jalur ini, termasuk kelonggaran persyaratan kemampuan finansial serta izin magang di fasilitas lansia selama masa studi.
Selain itu, tenaga kerja yang berhasil mengantongi status tinggal visa E-7 atau F-2 diberikan hak untuk memboyong keluarga seperti pasangan dan anak-anak untuk tinggal bersama di Korea.
Bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan namun belum lulus ujian sertifikasi saat wisuda, pemerintah setempat tetap menyediakan opsi peralihan visa Job Seeker (D-10).
Status tinggal sementara ini berlaku hingga maksimal tiga tahun, memberikan fleksibilitas dan kesempatan bagi lulusan asing untuk terus mengasah kemampuan bahasa serta kembali mengikuti ujian sertifikasi care worker.
Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia, Yoon Soongu, menegaskan bahwa tingginya kebutuhan Korea akan tenaga perawatan berkualitas sangat selaras dengan potensi sumber daya manusia muda dari Indonesia.
Sosialisasi program ini pun mulai gencar dilakukan di Tanah Air salah satunya melibatkan ratusan sekolah tingkat SMA dan SMK di Sumatera Utara guna menjaring calon mahasiswa berpotensi yang siap mengembangkan karier profesional di bidang pelayanan sosial internasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: