“Damkar bisa berkolaborasi dengan Polri yang memiliki mobil penyemprotan untuk bersama-sama membersihkan abu vulkanik yang berbahaya bagi kesehatan warga,” pungkas Safrizal.
Di sisi lain, masyarakat di lima provinsi terdampak tetap diimbau melindungi saluran pernapasan dan mata dari paparan abu vulkanik. Pembersihan fasilitas publik dan perlindungan diri menjadi bagian penting untuk mengurangi dampak abu vulkanik terhadap aktivitas sehari-hari.