Hindari gedung, tiang listrik, kabel, papan reklame, pohon, maupun struktur lain yang berpotensi roboh. Perhatikan pula kondisi tanah karena gempa dapat menyebabkan rekahan atau perubahan permukaan tanah.
BACA JUGA:Tugas Menumpuk Bikin Panik? Begini Cara Bikin To-Do List yang Benar-Benar Bisa Dikerjakan
BACA JUGA:Password Makin Banyak, Makin Sering Lupa? Ini 5 Cara Bikin Akun Digital Lebih Aman
Jangan terburu-buru masuk kembali ke dalam bangunan sebelum dinyatakan aman, terutama jika terdapat kerusakan pada struktur bangunan.
4. Jika Sedang Berkendara, Segera Menepi
Gempa juga dapat dirasakan ketika seseorang sedang berada di dalam kendaraan. Jika hal tersebut terjadi, pengemudi sebaiknya mengurangi kecepatan dan menepi di lokasi yang aman.
Hindari berhenti di bawah jembatan, dekat gedung, tiang listrik, pohon, papan reklame, atau struktur lain yang dapat roboh. Setelah guncangan berhenti, perhatikan kondisi jalan sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Jika jalan mengalami kerusakan atau terdapat hambatan akibat gempa, ikuti arahan petugas dan hindari memaksakan diri melewati area tersebut.
5. Setelah Guncangan Berhenti, Tetap Waspada
Berhentinya guncangan utama bukan berarti kondisi langsung aman. Gempa susulan masih dapat terjadi dan berpotensi menyebabkan kerusakan tambahan pada bangunan yang sudah melemah.
Setelah guncangan berhenti, keluar dari bangunan dengan hati-hati jika kondisi memungkinkan. Gunakan tangga dan jangan menggunakan lift. Setelah berada di tempat aman, periksa kondisi diri sendiri dan orang di sekitar.
Masyarakat juga perlu mengikuti informasi dari sumber resmi seperti BMKG dan BNPB untuk mengetahui perkembangan situasi serta potensi bahaya lain. Jika gempa kuat terjadi di wilayah pesisir, masyarakat perlu memperhatikan informasi resmi mengenai kemungkinan tsunami dan mengikuti arahan evakuasi apabila dikeluarkan.
BACA JUGA:Bantuan Presiden Cair untuk NTT, Mendagri: Pemda Diminta Segera Perkuat Penanganan Bencana
BACA JUGA:Gempa NTT, Menkeu Pastikan Anggaran Penanganan Bencana Aman dan Bantuan Terus Disalurkan
Jangan Tunggu Gempa untuk Belajar
Kesiapsiagaan tidak hanya dilakukan ketika gempa sudah terjadi. BMKG menganjurkan masyarakat mengenali lingkungan sekitar, mengetahui lokasi tangga darurat dan titik aman, mempelajari jalur evakuasi, serta menyiapkan perlengkapan darurat.