Abu Vulkanik Anak Krakatau Bertebaran, Begini Cara Aman Menjemur dan Mencuci Pakaian
Menjemur baju di dalam ruangan saat sedang terpapar abu vulkanik -The Asian Parents -
INFORADAR.ID — Abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau tidak hanya mengganggu jarak pandang dan aktivitas di luar rumah. Urusan rumah tangga seperti mencuci dan menjemur pakaian juga perlu mendapat perhatian.
Saat abu masih beterbangan, menjemur pakaian di halaman atau tempat terbuka justru bisa membuat pakaian yang sudah bersih kembali terkena abu. Partikel halus tersebut dapat menempel pada kain dan sulit terlihat secara langsung.
Karena itu, masyarakat sebaiknya untuk sementara menghindari menjemur pakaian di luar rumah ketika kondisi udara masih dipengaruhi sebaran abu vulkanik. Pakaian bisa dikeringkan di dalam ruangan dengan memilih tempat yang memiliki sirkulasi udara cukup baik.
Kipas angin juga dapat dimanfaatkan untuk membantu pakaian lebih cepat kering. Jika memiliki alat pengering atau dehumidifier di rumah, penggunaannya juga bisa menjadi pilihan selama kondisi abu masih berpotensi menyebar.
Lalu, bagaimana jika pakaian sudah terlanjur digunakan untuk beraktivitas di luar rumah?
Pakaian yang diduga terkena abu sebaiknya tidak langsung dikibaskan begitu sampai di rumah. Cara tersebut justru dapat membuat partikel abu kembali beterbangan dan menyebar ke berbagai permukaan di dalam rumah.
Pakaian dapat langsung dipisahkan dari pakaian lain untuk kemudian dicuci. Proses pencucian dilakukan dengan air dan detergen untuk membantu mengangkat abu yang menempel pada serat kain.
Jika abu yang menempel cukup banyak, pakaian sebaiknya dibilas terlebih dahulu menggunakan air sebelum masuk ke proses pencucian. Langkah ini membantu mengurangi jumlah abu yang menempel sehingga tidak terlalu banyak masuk ke dalam mesin cuci.
Pencucian juga sebaiknya tidak dilakukan dengan memasukkan terlalu banyak pakaian sekaligus. Memberikan ruang yang cukup membuat pakaian dapat bergerak lebih leluasa sehingga proses pembersihan menjadi lebih maksimal.
Setelah bersih, pakaian kembali dianjurkan untuk dikeringkan di tempat yang terlindung dari paparan abu. Menjemurnya di dalam rumah mungkin membuat proses pengeringan sedikit lebih lama, tetapi dapat menjadi pilihan sementara hingga kondisi udara kembali aman.
Selain pakaian, kebersihan rumah juga perlu diperhatikan selama terjadi sebaran abu vulkanik. Masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas yang dapat membuat abu kembali beterbangan, termasuk mengibaskan kain atau pakaian yang sudah terpapar di dalam ruangan.
Langkah sederhana tersebut dapat membantu menjaga pakaian tetap bersih sekaligus mengurangi kemungkinan abu vulkanik menyebar kembali ke lingkungan rumah.
Selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung, masyarakat di wilayah yang terdampak sebaiknya terus mengikuti informasi dan imbauan resmi dari pihak berwenang. Penyesuaian aktivitas sehari-hari, termasuk urusan mencuci dan menjemur pakaian, menjadi salah satu cara untuk mengurangi paparan abu vulkanik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: