BNPB juga memasukkan masker dan kacamata pelindung sebagai perlengkapan yang perlu disiapkan sebelum terjadi erupsi.
BACA JUGA:Pemprov Banten Perkuat Sinergi dengan Ormas, Jaga Kondusivitas Daerah
BACA JUGA:Kena Lampu Merah Padahal Mau Lurus? Begini ‘Jalan Pintas’ ala Orang Serang
Jika wilayah tempat tinggal mulai terdampak hujan abu, penggunaan pelindung hidung, mulut, dan mata menjadi semakin penting ketika harus beraktivitas di luar rumah.
4. Kenali Jalur Evakuasi dan Titik Kumpul
Sebelum kondisi semakin buruk, masyarakat perlu mengetahui jalur evakuasi dan lokasi pengungsian atau titik kumpul yang telah disiapkan pemerintah.
Jangan menunggu sampai situasi darurat untuk mencari tahu ke mana harus pergi. Pastikan anggota keluarga, termasuk anak-anak dan lansia, mengetahui rute menuju tempat aman.
BNPB juga mendorong pemerintah daerah memastikan jalur evakuasi, titik kumpul, sarana komunikasi, dan kebutuhan dasar siap digunakan apabila terjadi perubahan aktivitas yang membutuhkan evakuasi.
5. Siapkan Tas Siaga Bencana
Masyarakat dapat menyiapkan tas darurat yang mudah dibawa ketika sewaktu-waktu harus melakukan evakuasi.
Beberapa barang yang dapat disiapkan antara lain makanan dan minuman, obat-obatan pribadi, masker, senter, baterai cadangan, uang tunai, pakaian secukupnya, serta dokumen penting.
BACA JUGA:Kualitas Udara Singapura Sentuh Level Tidak Sehat Imbas Kabut Asap RI
BACA JUGA:Kena Lampu Merah Padahal Mau Lurus? Begini ‘Jalan Pintas’ ala Orang Serang
BNPB juga merekomendasikan kesiapan logistik seperti makanan siap saji, lampu senter, baterai cadangan, uang tunai, dan obat-obatan khusus.
6. Segera Evakuasi Jika Ada Perintah
Jika pemerintah daerah atau petugas kebencanaan mengeluarkan instruksi evakuasi, masyarakat harus segera mengikutinya.