3 Red Flag Pertemanan yang Sering Dianggap Sepele, Tapi Bisa Bikin Kamu Lelah Emosional

Kamis 20-08-2026,15:20 WIB
Reporter : Lydia Khaerani
Editor : Haidaroh

BACA JUGA:Gajian Bukan Cuma Buat Bayar Tagihan, Ini Alasan Gen Z Suka Self-Reward Setelah Terima Gaji

Fenomena tersebut berkaitan dengan emotional invalidation, yaitu kondisi ketika emosi atau pengalaman seseorang diremehkan, diabaikan, atau tidak dianggap valid oleh lingkungan sosialnya.

Penelitian 2022 yang dipublikasikan dalam Anxiety, Stress, and Coping menemukan bahwa orang yang lebih sering mengalami invalidasi emosional cenderung melaporkan emosi negatif dan tingkat stres yang lebih tinggi dalam kesehariannya.

Meski begitu, satu kejadian tidak otomatis berarti seseorang adalah teman yang buruk. Yang perlu diperhatikan adalah pola yang terus berulang dan bagaimana hubungan tersebut memengaruhi perasaanmu.

Kamu berhak mengatakan ketika sedang tidak punya energi untuk mendengarkan, meminta ruang untuk bercerita, atau menyampaikan bahwa perasaanmu juga ingin didengar.

Pada akhirnya, persahabatan yang sehat bukan tentang selalu tersedia 24 jam untuk satu sama lain. Hubungan yang berkualitas justru memberi ruang bagi kedua pihak untuk merasa aman, didengar, dihargai, dan didukung.

Jadi, sebelum sibuk mempertahankan sebuah pertemanan, coba tanyakan pada diri sendiri: apakah hubungan ini membuatmu merasa menjadi diri sendiri, atau justru terus-menerus kehilangan energi?

Kategori :