Kemnaker Tutup Program Magang Nasional, 1.940 Peserta Mundur

Senin 22-06-2026,12:50 WIB
Reporter : Billgheza Alshakira Bunga
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi telah menutup pelaksanaan Program Magang Nasional Batch 3. Dengan berakhirnya masa bakti dari angkatan terakhir tersebut, maka seluruh rangkaian dari Program Magang Nasional dinyatakan telah selesai diselenggarakan secara penuh.

Program masif ini sengaja dirancang oleh pemerintah pusat sebagai instrumen strategis untuk mempersiapkan ketersediaan tenaga kerja muda yang kompeten.

Menurut laman website detikcom, program jembatan karier ini mendapatkan respons dan tingkat antusiasme yang sangat tinggi dari berbagai lapisan masyarakat luas.

Dari total kuota awal yang disediakan oleh pihak panitia sebanyak 100 ribu kursi peserta, kementerian terkait pada akhirnya menetapkan sebanyak 102 ribu orang untuk masuk dan mengikuti program tersebut sebagai langkah antisipasi matang terhadap dinamika pengurangan jumlah peserta di tengah jalan.

Pihak kementerian mengonfirmasi bahwa kelebihan kuota penetapan di awal tersebut didasarkan pada estimasi bahwa akan ada sekian ribu orang yang memilih mundur sebelum kontrak berakhir.

Berdasarkan data rekapitulasi final yang dicatat oleh Badan Perencanaan dan Pengembangan (Barenbang) Kemnaker, jumlah total peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian program magang selama jangka waktu 6 bulan adalah sebanyak 20.450 orang.

Sementara itu, tercatat ada sebanyak 1.940 orang peserta yang tidak mengikuti program sampai selesai dengan berbagai macam pertimbangan situasi. Pihak Barenbang Kemnaker memaparkan rincian angka dan alasan di balik keputusan mundurnya ribuan peserta magang tersebut secara transparan, yang meliputi beberapa faktor berikut:

1. Mendapatkan Pekerjaan Lain: Menjadi alasan paling mendominasi dengan jumlah mencapai 1.279 orang peserta.

2. Alasan Pribadi atau Keluarga: Tercatat sebanyak 295 orang peserta memilih mundur tanpa rincian pertanyaan lebih lanjut.

3. Melanjutkan Jenjang Pendidikan: Sebanyak 93 orang peserta memilih kembali ke bangku kuliah atau sekolah.

4. Faktor Jarak dan Lokasi Perusahaan: Sebanyak 60 orang merasa penempatan industri terlalu jauh dari domisili.

5. Kondisi Kesehatan Fisik: Sebanyak 55 orang terpaksa berhenti karena alasan medis.

6. Alasan Lain dan Tanpa Keterangan: Sisanya terdiri dari 49 orang dengan alasan eksternal lain serta 109 orang mundur tanpa kejelasan berita.

Meskipun angka pengunduran diri menyentuh ribuan orang, jajaran pimpinan Kemnaker menegaskan bahwa fenomena ini tidak serta-merta menunjukkan adanya kegagalan dalam sistem tata kelola pelaksanaan magang.

Sebaliknya, tingginya proporsi peserta yang mengundurkan diri karena alasan telah mendapatkan kepastian pekerjaan baru justru menjadi sebuah berita yang sangat menggembirakan bagi rapor pertumbuhan ekonomi nasional.

Kategori :