IKN Panas Mendidih, Peserta Karnaval Budaya Sembunyi dari Terik Matahari

IKN Panas Mendidih, Peserta Karnaval Budaya Sembunyi dari Terik Matahari

Cuaca terik mewarnai kemeriahan Karnaval Kebudayaan di IKN! --

INFORADAR.ID – Gelaran Karnaval Kebudayaan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) diwarnai oleh cuaca terik yang sangat menyengat. Berdasarkan laporan dari laman CNBC Indonesia, cuaca panas ekstrem melanda lokasi perhelatan yang berlangsung di Jalan Sumbu Kebangsaan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Pantauan di lokasi menunjukkan suhu udara berada pada kisaran 35 derajat Celsius dan bahkan menyentuh angka 36 derajat Celsius di beberapa titik lokasi. Kondisi udara panas tersebut memaksa para peserta karnaval maupun masyarakat yang hadir untuk beradaptasi dengan memanfaatkan kipas portabel hingga berteduh dari paparan sinar matahari langsung.

Berdasarkan rincian informasi dari laman CNBC Indonesia, teriknya sengatan matahari siang itu dirasakan langsung oleh para peserta parade kebudayaan. Sejumlah warga kedapatan menutupi area wajah menggunakan tangan demi mengurangi paparan panas yang langsung menerpa kulit saat beraktivitas di luar ruangan.

Salah seorang peserta karnaval, Kurnia, menuturkan bahwa intensitas panas matahari kali ini terasa sangat kuat hingga menimbulkan rasa yang tidak nyaman di kulit. Menurut informasi yang diunggah pada laman CNBC Indonesia, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengisi acara yang harus tetap tampil prima di tengah tingginya suhu udara.

Sebagaimana disajikan dalam artikel laman CNBC Indonesia, fenomena cuaca terik ini bertumpatan dengan berlangsungnya musim kemarau di wilayah Kalimantan Timur. Musim kering kali ini turut dipengaruhi oleh fenomena El Niño yang meningkatkan potensi risiko cuaca ekstrem dan kekeringan di kawasan delineasi IKN.

Menanggapi situasi tersebut, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menerbitkan imbauan agar seluruh lapisan masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebagaimana dilaporkan oleh laman CNBC Indonesia, warga diminta menjaga lingkungan secara ketat agar tidak ada pemicu munculnya titik api yang berpotensi meluas.

Perhelatan Karnaval Kebudayaan di IKN berlangsung meriah meski dibayang-bayangi cuaca terik yang menyengat akibat kemarau El Niño. Sebagaimana dilaporkan laman CNBC Indonesia, selain penyesuaian fisik di lapangan, kewaspadaan terhadap ancaman karhutla menjadi fokus utama OIKN demi menjaga keasrian lingkungan Ibu Kota Nusantara.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: