BACA JUGA:Libur Lebaran 2026 ke Anyer-Cinangka? Pemkab Serang Pastikan Harga Tiket dan Makanan Tetap Normal
5. Buah-buahan Tertentu
Beberapa buah seperti apel, jeruk, dan lemon memang bisa disimpan di kulkas, tetapi jangan di pintu. Guncangan dan perubahan suhu dapat mempercepat proses pematangan atau bahkan membuat buah cepat kering.
Apalagi untuk buah beri (stroberi, bluberi), suhu yang tidak stabil bisa memicu pertumbuhan jamur. Simpan buah-buahan di rak tengah atau laci khusus buah.
6. Bawang Putih dan Bawang Merah
Keduanya justru lebih awet jika disimpan di tempat kering, sejuk, dan berventilasi baik di luar kulkas. Suhu dingin yang lembap di pintu kulkas justru dapat merangsang bawang untuk berkecambah lebih cepat (tumbuh tunas) dan teksturnya menjadi lembek. Selain itu, aroma bawang yang kuat bisa meresap ke makanan lain yang tersimpan di pintu.
7. Roti
Banyak orang menyimpan roti di kulkas agar lebih tahan lama. Namun, suhu dingin (terlebih di pintu yang sering berguncang) justru menyebabkan proses retrogradasi pati terjadi lebih cepat, yang membuat roti menjadi keras, kering, dan kehilangan tekstur empuknya. Roti lebih baik disimpan di suhu ruang dalam wadah kedap udara, atau di freezer jika ingin disimpan sangat lama.
BACA JUGA:Jangan Salah Pilih! Ini Bedanya Makanan Dikukus vs Direbus untuk Gizi Sehari-hari
BACA JUGA:Kuliner Laut di Rumah Makan Ibu Entin, Rekomendasi Makanan Enak di Kota Serang
Lalu, Apa yang Cocok Disimpan di Pintu Kulkas?
Pintu kulkas sebenarnya didesain untuk menyimpan makanan atau minuman yang memiliki ketahanan tinggi terhadap perubahan suhu dan sering dikonsumsi. Contohnya:
- Air mineral, jus kemasan, dan minuman bersoda
- Saus yang memiliki kadar pengawet tinggi (seperti kecap, saus sambal instan)
- Mentega atau margarin (karena sifatnya padat dan lebih tahan suhu)
- Keju kemasan keras (seperti keju cheddar)