Jangan Salah Pilih! Ini Bedanya Makanan Dikukus vs Direbus untuk Gizi Sehari-hari
Semangkuk kacang rebus -freepik-
INFORADAR.ID - Di antara berbagai metode, perbandingan makanan dikukus vs direbus sering menjadi topik yang menarik.
Dalam gaya hidup sehat, banyak orang mulai meninggalkan makanan berminyak dan beralih ke cara masak yang lebih ringan.
Sekilas, makanan dikukus vs direbus tampak sama-sama sehat karena tidak membutuhkan minyak tambahan.
Namun, ternyata teknik memasak yang berbeda ini bisa memengaruhi seberapa banyak nutrisi yang masih tersimpan di dalam bahan makanan.
Tak hanya soal rasa, makanan dikukus vs direbus juga memiliki perbedaan besar dalam hal kandungan vitamin, tekstur, dan manfaat bagi tubuh.
Keduanya memang populer karena sederhana dan tidak menambah kalori dari lemak. Namun, cara pengolahan yang tampak kecil ini ternyata berdampak besar terhadap nilai gizi yang dihasilkan.
BACA JUGA:Penjualan Pakaian Bekas Impor, Shopee dan Tokopedia Serentak Takedown Lapak Penjualan
BACA JUGA:Akan Tayang Film Tak Kenal Maka Taaruf, Saskia Chadwick Jadi Sosok Takut Cinta?
Mengukus: Gizi Terjaga, Warna dan Tekstur Lebih Alami
Mengukus dilakukan dengan memanfaatkan uap panas dari air mendidih tanpa membuat makanan bersentuhan langsung dengan air.
Karena proses ini minim kontak dengan cairan, nutrisi seperti vitamin dan mineral tetap terkunci di dalam bahan makanan.
Penelitian menunjukkan bahwa makanan yang dikukus mampu mempertahankan warna, rasa, dan kerenyahan alami.
Vitamin larut air seperti C dan B kompleks tidak banyak berkurang saat dikukus, berbeda dengan proses perebusan yang bisa melarutkan sebagian besar kandungan tersebut ke air.
Sayuran seperti brokoli, wortel, dan bayam yang dikukus umumnya hanya kehilangan sekitar 10 persen vitamin C, sementara jika direbus, jumlah yang hilang bisa mencapai lebih dari 40 persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
