Operasi Ketupat Maung 2026: Arus Mudik Naik, Kecelakaan Justru Menurun

Selasa 31-03-2026,09:03 WIB
Reporter : Fahmi Sa'i
Editor : Haidaroh

SERANG, INFORADAR.ID – Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Maung 2026, Polda Banten mencatat adanya peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang yang melakukan perjalanan mudik. 

Namun di sisi lain, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas justru menunjukkan penurunan yang cukup signifikan.

Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, mengungkapkan bahwa kenaikan arus terjadi di beberapa titik, terutama di area penyeberangan pelabuhan. 

Total kendaraan yang menyeberang mengalami peningkatan sekitar 6 persen, dari 244.395 unit menjadi 258.223 unit, atau bertambah 13.828 unit.

Ia menjelaskan, peningkatan didominasi kendaraan roda empat yang naik 4 persen, dari 124.228 menjadi 128.700 unit (bertambah 4.472 unit). 

Sementara kendaraan roda dua meningkat 5 persen, dari 96.512 menjadi 101.394 unit atau naik 4.882 unit. Jumlah penumpang juga ikut naik 5 persen, dari 971.957 menjadi 1.025.303 orang, berdasarkan data hingga Senin, 30 Maret 2026.

Berdasarkan catatan kepolisian, puncak arus mudik terjadi pada 18 dan 19 Maret 2026, atau H-3 dan H-2 Lebaran. Pada 18 Maret tercatat 44.898 kendaraan dengan 164.099 penumpang, kemudian meningkat pada 19 Maret menjadi 47.487 kendaraan dan 165.705 penumpang.

Untuk arus balik, puncaknya terjadi pada H+1 dan H+4 Lebaran. Pada 22 Maret tercatat 13.474 kendaraan dengan 53.698 penumpang. Sementara pada 25 Maret terdapat 10.745 kendaraan dengan jumlah penumpang mencapai 53.751 orang.

Di sisi lain, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan tajam hingga 58 persen, dari sebelumnya 33 kejadian menjadi 14 kejadian. 

Korban meninggal dunia juga berkurang 57 persen, dari 7 orang menjadi 3 orang. Jumlah korban luka berat tidak mengalami perubahan, tetap 7 orang, sedangkan korban luka ringan turun drastis sebesar 74 persen, dari 38 menjadi 10 orang.

Selain itu, pelanggaran lalu lintas juga menurun hingga 69 persen, dari 2.377 kasus menjadi 734 kasus. Penindakan tilang berkurang 27 persen, dari 762 menjadi 559, dan jumlah teguran turun signifikan sebesar 89 persen, dari 1.615 menjadi 175.

Menurut Kapolda, penurunan angka kecelakaan dan pelanggaran ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas selama periode mudik Lebaran.

Kategori :