“Jujur aja, healing iya, tapi kalau nggak ada foto aesthetic di atas tebing, rasanya ada yang kurang. Ada kebanggaan sendiri pas posting konten ekstrem dengan caption mental health,” ujarnya.
Debi pun berpendapat, selama keamanan terjamin dan standar keselamatan dipatuhi, olahraga ekstrem bisa menjadi alternatif pelarian yang sehat. “Daripada doomscrolling sampai pagi yang bikin makin depresi, mending olahraga ekstrem sekalian. Capeknya dapet, beraninya dapet, plongnya juga dapet,” tutupnya.