PANDEGLANG, INFORADAR.ID - kamu yang lagi main ke daerah Menes di Pandeglang, pasti nggak bakal asing sama pemandangan kerupuk warna-warni yang bentuknya mirip banget sama bunga mawar yang lagi mekar.
Inilah dapros, cemilan kebangsaan warga lokal yang bukan cuma cantik dipandang, tapi juga punya gurih yang bikin lidah nggak mau berhenti ngunyah.
Di tengah gempuran jajanan kekinian yang aneh-aneh, dapros tetap punya tempat spesial dihati masyarakat Banten sebagai teman setia ngopi atau pelengkap makan bakso dan nasi anget.
Keunikan dapros ini juga ada proses pembuatannya yang masih sangat tradisional dan butuh ketelatenan ekstra.
Bayangkan saja, setiap kelopak bunganya dibentuk satu-persatu dari adonan tepung beras pilihan, makanya nggak heran kalau teksturnya bisa garing dan renyah banget pas digigit.
Warnanya yang cerah biasanya merah, kuning, atau hijau, buat dimasukkan ke stoples di meja tamu jadi kelihatan lebih ceria, terutama pas momen lebaran atau hajatan warga sekitar.
Buat kamu yang pengen bawa pulang oleh-oleh khas Pandeglang selain emping, dapros menes ini adalah pilihan yang paling pas.
Harganya ramah banget di kantong, dan kamu bisa dengan mudah nemuin cemilan ini dipasar tradisional Menes atau deretan toko oleh-oleh sepanjang jalan raya Pandeglang, Labuan .
Dan untuk rasanya yang original gurih bawang bener-bener nagih banget, definisi cemilan sederhana yang bisa bikin kangen rumah.
Rahasia Renyah di Balik Cantiknya Kelopak Dapros
Kenapa dapros Menes ini bisa mekar sempurna dan super renyah ada pada proses penjemurannya.
Para pengrajin di Menes biasanya sangat bergantung pada sinar matahari langsung; kalau jemurnya kurang kering, kerupuknya nggak bakal bisa "mekar" cantik pas di goreng.
Jadi, setiap keping dapros yang kamu makan itu sebenarnya adalah hasil kesabaran tangan-tangan kreatif warga Menes yang menjaga resep turun-temurun tetap eksis sampai sekarang. Kalau kamu mampir ke Pandeglang, jangan sampai lupa borong, ya!
Andrea Kesya Tindas Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla'ul Anwar Banten