Tol Pekanbaru-Dumai (Permal) menghubungkan pusat kota Pekanbaru dengan kota pelabuhan Dumai di Riau, sepanjang 131,690 Km.
Tol ini menyederhanakan jalur distribusi ekspor-impor melalui Pelabuhan Dumai dan mendukung sektor Industri serta perkebunan di Riau. Tol Ini memperkuat konektivitas regional, mempercepat perjalanan logistik, dan membuka peluang ekonomi baru di bagian timur Sumatera.
4. Bakauheni - Terbanggi Besar
Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) menghubungkan Pelabuhan Bakauheni di Lampung sebagai pintu masuk utama dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera sampai ke Terbanggi Besar sepanjang 140,410 Km.
Tol ini meningkatkan akses pelabuhan untuk distribusi barang ke seluruh Sumatera Selatan dan sekitarnya, mempercepat arus wisatawan dan aktivitas perdagangan, serta mendukung pertumbuhan industri dan investasi di wilayah tersebut.
5. Terbanggi Besar- Kayu Agung
Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) menghubungkan Kota Terbanggi Besar di Lampung dengan Kayu Agung di Sumatera Selatan, melewati Pematang Panggang sebagai titik tengahnya.
Dengan panjang 189,400 Km, Terpeka menjadi tulang punggung Tol Trans Sumatera yang menghubungkan wilayah selatan Sumatera. Tol ini mempercepat distribusi barang dan mobilitas antarprovinsi, menurunkan biaya logistik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Lampung dan Sumatera Selatan.
Tak bisa dimungkiri, keberadaan jalan bebas hambatan telah membawa banyak manfaat. Dengan adanya jalan tol terpanjang ini pengendara bisa menempuh perjalanan lebih efisien, menghemat dan waktu.