Banten Perkuat Ekspor Emping Banten ke Arab Saudi, Raup Nilai Ratusan Juta Rupiah

Jumat 08-08-2025,20:16 WIB
Reporter : Ghina Aulia Az-Zahra
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID - Provinsi Banten makin memperkuat ekspor emping Banten ke pasar internasional dengan pengiriman enam ton produk emping melinjo ke Arab Saudi. 

Nilai ekspor tersebut mencapai Rp573.804.000 dan membuka peluang pengembangan usaha yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Banten.

Ekspor emping Banten yang dilakukan oleh UMKM CV Naufan Putra ini menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal mampu bersaing di luar negeri. 

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa produk UMKM Banten semakin diminati pasar global.

Ekspor emping khas Banten secara resmi dilepas di UPTD Pengujian Sertifikasi Mutu Barang milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten yang berada di Kota Serang, dengan Gubernur Banten, Andra Soni, memimpin jalannya acara tersebut.

Ini Dia Keberhasilan Ekspor Emping Banten 

Keberhasilan ekspor emping dari sentra produksi melinjo di Banten terus berlanjut, seperti yang disampaikan oleh Doni Naufan, Direktur CV Naufan Putra, bahwa pengiriman ekspor kali ini merupakan yang keenam.

Selain Arab Saudi, produk emping olahan dari Banten juga telah berhasil masuk ke pasar Korea Selatan.

“Alhamdulillah kalau bisa ekspor, kita sudah lam, kita sudah beberapa kali melakukan pengiriman ke Arab Saudi, serta juga ke Korea Selatan,” ujarnya.

Potensi Banten sebagai sentra produksi melinjo sangat mendukung keberhasilan ekspor emping Banten. 

Doni menjelaskan kondisi produksi emping di Banten yang menjadi sumber utama di Jawa dan Indonesia. Ia menyebutkan bahwa lahan luas di Kabupaten Pandeglang dan Serang memungkinkan panen dilakukan setiap tiga bulan, sehingga stok selalu tersedia.

“Sebanyak 60 persen emping yang beredar di Pulau Jawa bahkan di seluruh Indonesia berasal dari Banten. Kami memiliki lahan yang luas di Kabupaten Pandeglang dan Serang dengan masa panen yang cukup panjang, yaitu setiap tiga bulan sekali. Makanya kita hampir tidak kehabisan stok," jelas Doni.

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendukung UMKM, khususnya dengan memberikan kemudahan dalam proses perizinan agar ekspor emping Banten dapat terus berkembang.

“Proses perizinan usaha harus kita permudah dan jangan sampai menyulitkan, sehingga pelaku UMKM dapat berkembang dengan baik. Pemerintah harus berpihak pada UMKM karena mereka memiliki niat dan usaha, tugas kita adalah memberikan layanan terbaik,” ujarnya.

Kategori :