OpenAI Hadirkan Fitur Lockdown Mode di ChatGPT, Tingkatkan Keamanan Data Pengguna
Gambar ChatGPT-pinterest-
INFORADAR.ID OpenAI resmi memperkenalkan fitur baru bernama Lockdown Mode pada ChatGPT sebagai langkah memperkuat perlindungan data dan mencegah serangan siber berbasis kecerdasan buatan.
Fitur ini dirancang khusus untuk pengguna dengan kebutuhan keamanan tinggi, seperti perusahaan, tim keamanan, hingga eksekutif yang menangani informasi sensitif.
Peluncuran Lockdown Mode dilakukan di tengah meningkatnya ancaman prompt injection, yaitu teknik manipulasi yang mencoba “menipu” AI agar mengikuti instruksi berbahaya atau membocorkan data rahasia.
Dengan semakin banyaknya kemampuan AI yang terhubung ke internet dan aplikasi eksternal, risiko kebocoran data juga ikut meningkat.
Dalam mode ini, interaksi ChatGPT dengan sistem luar akan dibatasi secara ketat.
Akses ke web langsung dinonaktifkan dan diganti dengan versi konten yang sudah di-cache, sehingga tidak ada permintaan jaringan keluar yang berpotensi dimanfaatkan peretas untuk mengambil data pengguna.
Selain itu, sejumlah fitur juga akan dimatikan, seperti Deep Research, Agent Mode, kemampuan mengunduh file, serta akses jaringan melalui Canvas.
Respons ChatGPT dalam mode ini juga tidak dapat menampilkan gambar.
Pembatasan tersebut dilakukan karena fitur-fitur tersebut dinilai memiliki potensi menjadi jalur keluar data sensitif.
Meski begitu, OpenAI menegaskan bahwa Lockdown Mode bukan untuk semua pengguna.
Fitur ini bersifat opsional dan saat ini tersedia untuk paket ChatGPT Enterprise, Edu, layanan kesehatan, dan sektor pendidikan.
Ke depannya, OpenAI berencana menghadirkan fitur ini untuk pengguna umum.
Bersamaan dengan peluncuran Lockdown Mode, OpenAI juga menambahkan label “Elevated Risk” pada fitur tertentu yang dianggap memiliki risiko keamanan lebih tinggi.
Label ini berfungsi sebagai peringatan agar pengguna memahami konsekuensi sebelum mengaktifkan fitur yang terhubung ke jaringan atau aplikasi pihak ketiga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
