Jenazah kemudian ditandu turun menuju pos terdekat dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB untuk proses lebih lanjut.
“Karena memang mungkin tidak selamanya sama dari apa yang diperkirakan oleh mungkin masyarakat yang mungkin tidak mengetahui situasi yang ada di sini,” tambah Syafii.
Meski kepergian Juliana meninggalkan duka mendalam, keluarga tetap memberikan apresiasi kepada tim SAR Indonesia.
Mereka menilai, proses penyelamatan yang dilakukan sudah maksimal dan dilakukan secara manusiawi.
Insiden pendaki Brasil jatuh ini menjadi pengingat keras akan bahaya tersembunyi di balik keindahan alam Indonesia.
Namun di tengah tragedi, kerja keras dan transparansi pemerintah Indonesia dalam penanganan jenazah warga asing ini patut diapresiasi.