Mempunyai Segudang Prestasi di Bidang Esai, Yuk Simak Tips Aslam dalam Menjuarai Lomba Esai

Jumat 28-02-2025,16:52 WIB
Reporter : Stefhanie Ardianty
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID – Dalam dunia akademik, kompetisi esai menjadi ajang bergengsi bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan menuangkan ide secara sistematis.

Untuk menjuarai lomba esai bukanlah hal yang mudah, tetapi dengan strategi yang tepat, peluang untuk memenangkan perlombaan tersebut akan semakin besar. Kamu dapat mengulik lebih lanjut mengenai tips menjuarai lomba esai dari pengalaman Aslam Aryatama, mahasiswa Teknik Elektro Untirta angkatan 2022 yang telah menjuarai lima lomba esai dari belasan yang diikutinya.

Sebelum menekuni perlombaan di bidang ini, Aslam bercerita bahwa ketertarikannya pada lomba esai bermula dari melihat senior dan teman-temannya yang berhasil meraih prestasi. “Melihat teman-teman saya dan juga kakak tingkat yang pernah juara esai membuat saya tertarik untuk mengikuti lomba,” ujarnya.

Dalam memilih tema yang berpotensi menang, Aslam menekankan pentingnya memilih isu terkini, menghadirkan gagasan unik, serta mengembangkan metode sendiri. “Cari isu terkini, buat hal yang menarik dan unik, lalu coba buat metode sendiri. Jangan lupa juga untuk meriset tema esai yang pernah juara, lalu modifikasi dengan perspektif baru,” tuturnya.

BACA JUGA:Tak Punya Prestasi Tapi Dapat Beasiswa, Bisa? Begini Caranya

Referensi yang digunakan Aslam saat mengikuti perlombaan berasal dari jurnal ilmiah terbaru, terutama yang diterbitkan dalam lima tahun terakhir. “Biasanya saya pakai jurnal-jurnal lima tahun terakhir untuk memperkuat data di esai,” katanya.

Meski sering menyelesaikan esai dalam waktu singkat, Aslam mengakui bahwa proses idealnya membutuhkan waktu yang lebih panjang. “Wah, biasanya saya dua hari, tapi jangan ditiru. Minimal butuh dua minggu untuk menghasilkan esai yang matang,” ucapnya sambil bercanda.

Dalam penulisan esai, ia menerapkan struktur yang mencakup implementasi, fitur fungsional, pemangku kepentingan yang terlibat, langkah-langkah strategis, serta konsep yang mendukung argumen.

Aslam juga menekankan pentingnya memahami aturan yang tercantum dalam guidebook lomba. “Mengetahui peraturan yang ada di guidebook itu penting. Kalau tidak tercantum jelas, lebih baik melihat referensi esai yang pernah juara,” tambahnya.

BACA JUGA:Aufi Nadila, Berprestasi Lewat Hobby, Skill dan Karya Pribadi

Bagi penulis pemula, Aslam memberikan beberapa kiat penting, seperti membuat pendahuluan dengan komposisi 70% data dan 30% opini, menentukan poin pembahasan sebelum membuat judul, serta menggunakan minimal 10 referensi jurnal terbaru.

“Kalau bisa, tentukan poin pembahasan dulu sebelum membuat judul. Jangan lupa, pakai jurnal-jurnal terbaru agar ide yang disampaikan tetap relevan,” pungkasnya. 

Dengan mengikuti tips dan trik yang telah dibagikan oleh Aslam Aryatama, diharapkan mahasiswa yang ingin berkompetisi dalam lomba esai dapat lebih percaya diri dan memiliki strategi yang matang untuk meraih kemenangan.

Kategori :