Cristiano Ronaldo Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Kesehatan Herbalife

Cristiano Ronaldo Investasi US$7,5 Juta di Teknologi Kesehatan Herbalife

Cristiano Ronaldo saat menjalani aktivitas bersama Herbalife dan Pro2col, perusahaan teknologi kesehatan yang menjadi bagian dari investasi sang pesepak bola. -Dok. Herbalife-

INFORADAR.ID – Cristiano Ronaldo kembali memperluas aktivitas bisnisnya di luar dunia sepak bola. Kali ini, pemain asal Portugal tersebut menginvestasikan US$7,5 juta atau sekitar Rp120 miliar di perusahaan teknologi kesehatan yang berada di bawah Herbalife.

Investasi tersebut dilakukan Ronaldo pada HBL Pro2col Software, LLC, perusahaan yang memegang teknologi Pro2col milik Herbalife. Dari investasi itu, Ronaldo memperoleh 10 persen kepemilikan saham di perusahaan tersebut.

Pro2col merupakan platform digital yang dikembangkan untuk bidang kesehatan dan wellness. Teknologi tersebut menggunakan data pengguna untuk membantu membuat rencana kesehatan dan nutrisi yang lebih personal.

Platform ini juga memiliki sistem bernama Pro2Score, yang dirancang untuk memantau perkembangan pengguna berdasarkan sejumlah indikator wellness. Pro2col menggabungkan pelacakan nutrisi, kebiasaan sehari-hari, data, serta teknologi digital dalam satu sistem.

Investasi tersebut juga memperluas hubungan Ronaldo dengan Herbalife yang telah berlangsung sejak 2013. Selama ini, Ronaldo dikenal sebagai mitra nutrisi global Herbalife dan pernah bekerja sama dalam pengembangan produk Herbalife24 CR7 Drive, minuman olahraga yang menggunakan namanya.

Dengan masuknya Ronaldo sebagai pemegang saham, keterlibatannya dengan Herbalife kini tidak hanya sebatas kerja sama promosi. Ia juga memiliki kepentingan langsung dalam bisnis teknologi kesehatan yang dikembangkan perusahaan tersebut.

Herbalife menyebut Pro2col sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk mengembangkan layanan kesehatan dan wellness berbasis data, kecerdasan buatan (AI), serta teknologi digital.

Saat ini, Pro2col telah menjalani tahap beta secara bertahap di Amerika Serikat, Kanada, dan Puerto Rico. Herbalife juga menyatakan rencana untuk memperluas akses ke sejumlah pasar internasional pada 2026.

Bagi Ronaldo, langkah ini menjadi bagian baru dari perjalanan bisnisnya di luar lapangan. Setelah lebih dari satu dekade menjadi partner Herbalife, kini ia turut memiliki saham dalam salah satu bisnis teknologi kesehatan perusahaan tersebut.

 

Mahasiswa Magang UNSERA Ghaida Fathya 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: