Dari Pangan Desa ke FYP, Kimpul Mendadak Viral
Kimpul-Universitas Ciputra-
INFORADAR.ID — Kimpul sebuah makanan tradisional berjenis umbi kini mendadak viral di media sosial terutama TikTok. Dalam beberapa pekan terakhir, berbagai konten di media sosial tentang Kimpul senter bermunculan yang membuat warganet semakin penasaran dengan bahan pangan yang selama ini relatif jarang atau tidak pernah kita lihat.
Viralnya kimpul tidak lepas dari kreativitas pengguna media sosial dalam mengolahnya menjadi berbagai hidangan. Sejumlah konten memperlihatkan kimpul digunakan sebagai bahan seblak, tteokbokki, lasagna hingga makanan kekinian lainnya. Kreasi tersebut membuat pangan lokal tampil lebih dekat dengan selera generasi muda.
Kimpul Memiliki nama latin Xanthosomo sagittifolium. BRIN mencatat tanaman ini sebagai salah satu jenis pangan dari kelompok talas-talasan yang dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Meskipun masih satu familia Araceae talas dan kimpul relatif berbeda.
BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun untuk Dana Bencana, Upaya Jaga Investasi Tetap Aman
BACA JUGA:Xi Jinping Sampaikan Duka untuk Korban Gempa NTT, BNPB Catat 68 Orang Meninggal
Kembalinya kimpul ke perhatian publik turut membuka peluang bagi pelaku UMKM kuliner untuk mengembangkan produk berbasis pangan lokal. Olahan tradisional seperti kimpul rebus, kolak dan keripik dapat dikemas lebih modern sehingga memiliki daya tarik baru, terutama ketika dipromosikan melalui media sosial.
Fenomena tersebut sejalan dengan pentingnya diversifikasi pangan. BRIN menyebut penganekaragaman pangan berbasis sumber daya lokal bisa mendukung ketahanan dan kemandirian pangan lokal. Beragam jenis umbi lainnya juga memilki potensi untuk dikembangkan menjadi produk pangan bernilai tambah.
Meski demikian, masyarakat tetap perlu memperhatikan cara pengelolaan kimpul. Umbi ini sangat tidak dianjurkan dikonsumsi dalam keadaan mentan karena dapat menimbulkan rasa gatal akibat kandungan kristal kalsium oksalat di dalamnya. Pengelolaan yang tepat diperlukan sebelum kimpul bisa dikonsumsi.
BACA JUGA:iPhone X Resmi Jadi Produk Obsolet Apple, Ini Dampaknya bagi Pengguna
BACA JUGA:Kenaikan Gaji ASN 2027 Belum Diputuskan, Ini Besaran Gaji PNS dan PPPK 2026
Viralnya kimpul akhirnya menunjukkan bahwa media sosial bukan hanya tempat lahirnya tren, tetapi juga bisa menjadi ruang untuk memperkenalkan kembali pangan tradisional. Jika dikembangkan secara kreatif dan tetap memperhatikan keamanan pangan, kimpul berpotensi menjadi salah satu contoh bagaimana kekayaan pangan lokal dapat kembali dikenal generasi muda.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: