Kemenag Jadi Mak Comblang, Ratusan Orang Ikut Cari Jodoh di Jakarta
Taaruf Massal bertajuk "Golek Garwo" di Smesco Exhibition Hall, Jakarta.--
INFORADAR.ID – Langkah tidak biasa diambil oleh otoritas keagamaan negara untuk membantu masyarakat menemukan pasangan hidup. Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi memfasilitasi pelaksanaan agenda pencarian jodoh berskala besar yang dipusatkan di Smesco Exhibition Hall, Jakarta.
Menurut laporan dari laman website TIMES Indonesia, acara yang mengusung tajuk Taaruf Massal atau "Golek Garwo" ini merupakan hasil kolaborasi terstruktur antara Kemenag, Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI), dan pihak Islamic Wedding Expo.
Setidaknya tercatat ada sekitar 400 orang peserta yang mendaftarkan diri secara resmi untuk mengikuti proses pengenalan personal ini.
Mayoritas pendaftar resmi terpantau didominasi oleh kaum perempuan. Pihak panitia menyebutkan bahwa dari total seluruh peserta yang berpartisipasi, tercatat hanya sekitar 30 persen saja yang berasal dari kalangan pria.
Menurut laporan dari laman website TIMES Indonesia, cakupan kepesertaan untuk jilid kali ini sengaja dibatasi hanya untuk masyarakat yang berdomisili di lingkup wilayah Jabodetabek.
Otoritas terkait menilai pembatasan geografis ini penting dilakukan agar koordinasi dan proses pendekatan pasca-acara dapat berjalan secara lebih realistis dan mudah dipantau.
Melihat tingginya masyarakat yang datang, Kemenag kini tengah menyusun rencana strategis untuk mentransformasikan gerakan Taaruf Massal ini menjadi sebuah program rutin tahunan.
Langkah ini dinilai sangat positif dan dibutuhkan oleh publik sebagai salah satu instrumen penyeimbang di tengah isu penurunan tren pernikahan di Indonesia.
Merujuk pada data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), grafik kuantitas pernikahan di tanah air secara makro terus menunjukkan tren kemerosotan hingga menyentuh titik terendah dalam beberapa periode pelaporan.
Fakta sosiologis ini menunjukkan bahwa dalam kurun waktu dua tahun saja, Indonesia telah kehilangan hampir 100 ribu angka pencatatan pernikahan resmi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: