Kerjaan yang Terlalu Banyak atau Kita yang Bekerja Terlalu Lambat?
Lelah tugas-Costica dumitrescu-
INFORADAR.ID- Pertanyaan ini sering kali muncul saat kita merasa kelelahan di penghujung hari.
Tumpukan pekerjaan terasa tidak pernah ada habisnya meski kita sudah bekerja keras. Kita mulai ragu apakah beban tugas ini memang sudah di luar batas wajar.
Ataukah sebenarnya kecepatan kerja kita yang perlahan mulai mengalami penurunan. Keresahan ini adalah hal yang sangat manusiawi untuk dirasakan oleh siapa saja.
Apalagi di era modern yang menuntut kita untuk selalu bergerak serba cepat. Perasaan tenggelam dalam lautan tugas sering membuat kita stres dan juga frustrasi.
BACA JUGA:Tren Polyworking Makin Populer di Kalangan Anak Muda, Solusi Finansial atau Alarm Ekonomi?
BACA JUGA:Mengapa Gen Z Kini Nyaman Hidup Sendiri dan Minim Pertemanan?
Sebelum menyalahkan keadaan ada baiknya kita melakukan evaluasi diri secara jujur. Kita perlu melihat kembali rutinitas harian untuk menemukan akar dari masalah sebenarnya.
Kadang jawabannya bukan pada seberapa banyak pekerjaan yang ada di atas meja. Jawabannya bisa jadi terletak pada bagaimana cara kita mengelola waktu tersebut.
Mari kita lihat beban kerja yang harus diselesaikan dalam satu hari penuh. Menjalani peran ganda tentu bukan sebuah perkara yang mudah untuk dilakukan.
Di satu sisi ada kewajiban akademis sebagai mahasiswa ilmu komunikasi yang harus dituntaskan.
BACA JUGA:Mengungkap Fakta di Balik Narasi Hidup Sudah Mulus dari Dulu
BACA JUGA:Fenomena Perempuan Mandiri yang Sering Melajang, Sebuah Pilihan Sadar atau Tuntutan Zaman?
Di sisi lain ada tanggung jawab profesional yang menanti untuk segera dikerjakan. Menjadi bagian dari tim pemasaran komunikasi menuntut tingkat kreativitas yang sangat tinggi.
Memikirkan ide konten video atau merancang desain visual untuk sebuah restoran butuh fokus. Apalagi jika kita harus menyusun rencana konten untuk beberapa minggu ke depan secara rutin.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: