Kelompok 37 Kukerta UIN SMH Banten Resmi Mengabdi di Desa Cimanuk

Kelompok 37 Kukerta UIN SMH Banten Resmi Mengabdi di Desa Cimanuk

Foto bersama-Ilham for Inforadar-

INFORADAR.ID – Kelompok 37 Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin (UIN SMH) Banten resmi memulai pengabdian di Desa Cimanuk, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Rabu (15/7).

Mengusung tagline “Mengabdi dengan Hati, Berkarya untuk Negeri”, sebanyak 15 mahasiswa dari berbagai program studi siap berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam melaksanakan berbagai program pemberdayaan selama 40 hari.

Program Kukerta akan berlangsung mulai 15 Juli hingga 23 Agustus 2026. Selama masa pengabdian, mahasiswa akan menjalankan berbagai kegiatan di bidang pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, pemberdayaan ekonomi, pelestarian lingkungan, hingga pengembangan potensi desa sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan KukertaKelompok 37 berada di bawah bimbingan Dewan Pembimbing Lapangan (DPL), Rasidah Novita Sari, ME, yang akan mendampingi mahasiswa selama proses pengabdian di Desa Cimanuk.

Kelompok 37 dipimpin oleh Ilham, mahasiswa Program Studi Ilmu Hadis, dengan anggota yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Keberagaman latar belakang tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menyusun serta menjalankan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua Kelompok 37, Ilham, mengatakan bahwa Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan sekaligus belajar langsung dari kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:Kurangi Emisi Karbon, Serang Night Ride Konsisten Bangun Budaya Bersepeda Malam

BACA JUGA:Cosmeticorexia Makin Marak di Kalangan Anak, Kenali Bahaya Obsesi Skincare Sejak Dini

"Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang belajar bersama masyarakat. Kami hadir untuk mendengar, berkolaborasi, dan memberikan kontribusi terbaik melalui program-program yang bermanfaat. Selama 40 hari di Desa Cimanuk, kami ingin membangun sinergi yang baik dengan pemerintah desa dan seluruh masyarakat agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak positif. Kami datang dengan semangat mengabdi, pulang membawa pelajaran," ujar Ilham.

Ia menambahkan, keberhasilan program Kukerta tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat serta hubungan baik yang terjalin antara mahasiswa dengan warga desa.

Sementara itu, Dewan Pembimbing Lapangan, Rasidah Novita Sari, M.E., berpesan agar seluruh mahasiswa senantiasa menjaga nama baik almamater UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten selama melaksanakan pengabdian.

"Kuliah Kerja Nyata bukan hanya tentang menyelesaikan program kerja, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Jagalah sikap, adab, dan komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat. Bangun kolaborasi yang baik dengan pemerintah desa, dengarkan kebutuhan masyarakat, dan laksanakan setiap program dengan penuh tanggung jawab serta keikhlasan. Saya berharap Kelompok 37 dapat meninggalkan jejak pengabdian yang bermanfaat dan menjadi representasi terbaik UIN SMH Banten di Desa Cimanuk," tuturnya.

Selama berada di Desa Cimanuk, mahasiswa akan bersinergi dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya untuk menyukseskan program-program yang telah disusun. Beragam kegiatan edukatif, pemberdayaan masyarakat, hingga pembinaan keagamaan diharapkan mampu memberikan dampak positif sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa.

BACA JUGA:Profil Aisha COC Season 3, Mahasiswi IPB dengan Segudang Prestasi dan Juara Memori Internasional

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait