Disway Award

Pasar Baru: Hidden Gem Kuliner Jakarta yang Sayang Dilewatkan

Pasar Baru: Hidden Gem Kuliner Jakarta yang Sayang Dilewatkan

Hidden gem di pasar baru jakarta--Pinterest

INFORADAR.ID – Siapa sangka di tengah hiruk-pikuk ibu kota yang dipenuhi mal mewah dan kafe kekinian, terdapat sebuah kawasan tua yang menyimpan segudang kejutan kuliner.

Pasar Baru, yang terletak di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, bukan hanya surga belanja tekstil dan grosir, tetapi juga hidden gem bagi para pecinta kuliner sejati. Sayangnya, tidak sedikit warga Jakarta yang belum pernah menjelajahi sisi lain dari pasar bersejarah ini.

Padahal, di balik deretan toko pakaian dan sembako yang berjejer rapi, tersembunyi puluhan kedai legendaris yang sudah berusia puluhan hingga lebih dari satu abad. Dari kue tradisional, soto Betawi kental santan, es serut manis dengan roti panggang, hingga nasi uduk komplet—semuanya bisa ditemukan di sini dengan harga yang ramah di kantong.

Bagi Anda yang bosan dengan tempat makan mainstream dan ingin merasakan sensasi food crawl ala Jakarta tempo dulu, Pasar Baru adalah jawabannya. Berikut adalah deretan rekomendasi kuliner yang sayang untuk dilewatkan.

Sebelum menyusuri kulinernya, tidak lengkap rasanya tanpa mengetahui sedikit sejarahnya. Pasar Baru didirikan pada tahun 1820 oleh Pemerintah Kolonial Belanda, menjadikannya salah satu pasar tertua di Jakarta. Saat itu, kawasan ini menjadi pusat perdagangan dan hiburan bagi warga Eropa, Tionghoa, dan pribumi.

BACA JUGA:‎Rekomendasi Hidden Gem Cafe di Cilegon, Tempat Nongkrong Seru dengan Nuansa Hutan

BACA JUGA:Resep Dimsum Ayam Juicy ala Restoran: Camilan Favorit Anak yang Mudah Dibuat

Nama "Baru" diberikan karena pada masanya, pasar ini memang lebih modern dibandingkan pasar-pasar lain yang ada di Batavia. Kini, setelah lebih dari 200 tahun, Pasar Baru masih berdiri kokoh, mempertahankan pesonanya dengan arsitektur bangunan lawas dan lorong-lorong sempit yang sarat akan cerita.

Jam Operasional Pasar Baru

Sebagian besar toko dan kedai di Pasar Baru buka mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Namun, ada beberapa kedai (seperti martabak) yang baru ramai mulai pukul 15.00 WIB hingga menjelang magrib.

Pasar Baru tutup pada hari Minggu sore dan Senin (beberapa toko tutup, tetapi masih ada yang tetap buka). Jadi sebaiknya hindari berkunjung pada Senin jika ingin sensasi food crawl yang lengkap.

Pasar Baru adalah bukti bahwa wisata kuliner tidak harus mahal dan eksklusif. Dengan mengunjungi pasar tradisional yang sudah berusia lebih dari dua abad ini, Anda tidak hanya menikmati makanan lezat, tetapi juga merasakan denyut nadi Jakarta tempo dulu yang masih berdetak hingga kini.

Dari kue tutu atu yang manis legit, soto Betawi kuah santan yang kaya rempah, es serut yang menyegarkan, hingga nasi uduk yang gurih—semuanya bisa ditemukan di satu kawasan.

Jadi, lain kali Anda bingung mencari ide untuk long weekend atau sekadar melepas penat setelah bekerja, ingatlah Pasar Baru. Hidden gem kuliner Jakarta yang sayang jika dilewatkan. Selamat berburu kuliner!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: