Fenomena Gagal Melamar Kerja di Luar Negeri: Apa Saja Penyebab Utamanya?
Melamar kerja-Pinterest-
INFORADAR.ID– Bekerja di luar negeri dengan iming-iming gaji besar dan pengalaman internasional masih menjadi impian banyak tenaga kerja Indonesia. Namun, realitanya tidak seindah ekspektasi.
Banyak pelamar yang harus menelan kekecewaan karena berkali-kali gagal menembus pasar kerja global.
Lantas, apa sebenarnya yang membuat banyak orang gagal saat apply kerja ke luar negeri?
Berdasarkan pantaun dari berbagai praktisi HR internasional dan agen tenaga kerja, berikut adalah beberapa faktor utama yang sering menjadi sandungan para pelamar:
BACA JUGA:Menakar Rumus Sukses Masa Kini, Kombinasi Bakat aprivillage dan Keberanian Mengambil Resiko
BACA JUGA:Nongkrong Tapi Malah Sibuk Main Hp Sendiri Fenomena Phubbing yang Mengancam Interkasi Sosial
1. Kendala Kemampuan Bahasa
Ini adalah alasan paling klasik sekaligus paling fatal. Banyak pelamar memiliki keahlian teknis yang mumpuni, namun gagal dalam komunikasi.
Perusahaan luar negeri umumnya mensyaratkan skor minimum untuk tes bahasa Inggris (seperti IELTS atau TOEFL) atau kemahiran bahasa lokal negara tujuan (misalnya JLPT untuk Jepang atau TOPIK untuk Korea Selatan).
Tanpa kemampuan bahasa yang memadai, perusahaan akan ragu kandidat bisa beradaptasi dan bekerja sama dalam tim.
BACA JUGA:Hati-hati orang yang tidak punya teman bisa jadi berbahaya di hidup kamu
BACA JUGA:7 Kebiasaan yang Membuat Langsing Tanpa Diet Ketat
2. Format CV Tidak Sesuai Standar Global
Banyak pelamar yang masih menggunakan format CV lokal yang mencantumkan informasi tidak relevan seperti agama, status pernikahan, tinggi badan, atau foto (kecuali diminta secara khusus). Di banyak negara Barat, hal ini justru menyalahi aturan anti-diskriminasi kerja.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
