Berapa Takaran Aman Konsumsi Gula Setiap Hari? Ini Penjelasan dr. Tirta
Stop konsumsi gula berlebih--Freepik/@freepik
INFORDAR.ID - Siapa yang tidak suka es kopi susu kekinian atau teh manis dingin di siang hari yang terik? Rasanya memang nikmat dan bikin "melek". Tapi hati-hati, di balik manisnya minuman tersebut, ada ancaman kesehatan yang mengintai jika kita kebablasan.
Dokter Tirta Mandira Hudhi, atau yang akrab disapa Cipeng, sering mengingatkan bahwa musuh terbesar masyarakat modern saat ini bukan lagi sekadar infeksi, melainkan penyakit tidak menular akibat pola makan, salah satunya konsumsi gula berlebih.
Mengapa Gula Begitu Berbahaya?
Menurut dr. Tirta, gula yang masuk ke tubuh akan diolah menjadi energi. Namun, jika jumlahnya berlebihan dan kita jarang bergerak, gula tersebut akan menumpuk menjadi lemak. Penumpukan inilah yang memicu berbagai penyakit "silent killer" seperti diabetes tipe 2, obesitas, hingga kerusakan pembuluh darah.
Celakanya, banyak orang tidak sadar bahwa mereka sudah kecanduan gula karena zat ini memberikan efek menyenangkan di otak.
BACA JUGA:Belajar dari Vidi Aldiano, Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik di Tengah Kesibukan
BACA JUGA:Waspada, Ini Dampak Negatif Terlalu Banyak Mengonsumsi Tepung Bagi Kesehatan
Standar Aman Konsumsi Gula
Lalu, berapa sebenarnya angka aman konsumsi gula dalam sehari? Merujuk pada standar Kementerian Kesehatan RI dan WHO, dr. Tirta menekankan rumus 4 sendok makan. Secara medis, batas maksimal konsumsi gula per orang per hari adalah 50 gram.
Jika Anda mengonsumsi lebih dari itu secara rutin, Anda sedang menabung risiko penyakit kronis untuk masa tua nanti.
Masalahnya, gula tidak hanya datang dari sendok yang kita masukkan ke dalam teh. Dokter Tirta sering mengingatkan adanya hidden sugar atau gula tersembunyi. Gula ini terdapat dalam minuman kemasan, saus sambal, roti, hingga makanan kaleng.
Satu botol minuman manis dalam kemasan saja bisa mengandung 25–30 gram gula artinya, sekali minum Anda sudah menghabiskan jatah setengah hari.
BACA JUGA:Telur Rebus di Pagi Hari: Kecil, Murah, Manfaatnya Luar Biasa untuk Kesehatan
BACA JUGA:Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Diadaptasi ke Layar Lebar, Angkat Isu Kesehatan Mental
Tips dr. Tirta: Cara Ngerem Konsumsi Gula
Bagi Anda yang sudah terbiasa hidup manis, dr. Tirta menyarankan untuk tidak berhenti secara ekstrem. Mulailah dengan langkah kecil seperti memesan minuman dengan kadar gula rendah (less sugar) atau mengganti camilan manis dengan buah segar.
Serat pada buah akan membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah, sehingga tubuh tidak kaget.
"Kalau makan enak, ya harus gerak!" Itulah prinsip yang sering didengungkan dr. Tirta. Olahraga bukan hanya soal membentuk otot, tapi cara paling efektif untuk membakar kelebihan glukosa dalam darah.
Jika Anda merasa hari ini sudah banyak mengonsumsi yang manis-manis, pastikan Anda menambah porsi jalan kaki atau olahraga intensitas ringan untuk membantu tubuh mengolah gula tersebut.
BACA JUGA:Tidur dengan Lampu Menyala atau Mati? Ini Penjelasan Ilmiahnya bagi Kesehatan
BACA JUGA:9 Alasan Tidur Sebelum Jam 10 Malam, Baik untuk Kesehatan
Tubuh sebenarnya memberikan sinyal jika kadar gula sudah terlalu tinggi. Sering merasa haus yang tidak wajar, cepat lelah padahal tidak beraktivitas berat, hingga luka yang sulit sembuh adalah tanda-tanda yang harus diwaspadai. Jika tanda-tanda ini muncul, segera kurangi asupan gula dan lakukan cek gula darah secara berkala.
Tujuan dari membatasi gula bukan untuk menyiksa diri, melainkan investasi jangka panjang. Dokter Tirta menegaskan bahwa sehat itu murah, yang mahal adalah biaya pengobatan saat kita sudah terkena diabetes. Dengan menjaga asupan gula sejak dini, kita sedang memastikan bahwa masa tua kita nanti bisa dilewati tanpa ketergantungan pada obat-obatan.
Kesimpulannya, gula boleh dikonsumsi asal tahu batasan. Ingat angka sakti: maksimal 4 sendok makan sehari. Jangan biarkan lidah yang dimanjakan sesaat merusak organ tubuh Anda selamanya. Jadilah konsumen yang cerdas dengan selalu membaca label nutrisi pada kemasan makanan yang Anda beli.
BACA JUGA:Haru dan Penuh Kenangan, Last Show Amanda JKT48 Jadi Momen Perpisahan yang Tak Terlupakan
BACA JUGA:Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
