6 Panduan Minum Kafein Saat Puasa Agar Tubuh Tetap Fit dan Ibadah Lancar
Gambaran Minuman Berkafein-pinterest-
INFORADAR.ID - Bagi sebagian orang, kafein seperti kopi, teh, atau minuman energi sudah menjadi bagian dari rutinitas harian.
Namun saat menjalani puasa, konsumsi kafein perlu diatur agar tidak memicu dehidrasi, gangguan tidur, atau rasa tidak nyaman pada lambung.
Berikut panduan minum kafein saat puasa yang bisa diterapkan agar tubuh tetap bugar dan ibadah berjalan lancar.
1. Hindari minum kafein saat sahur berlebihan
Mengonsumsi kafein saat sahur memang dapat membantu mengurangi rasa kantuk di pagi hari.
Namun jika berlebihan, kafein justru bisa meningkatkan produksi urine sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan memicu dehidrasi saat siang hari.
2. Pilih waktu yang tepat setelah berbuka
Waktu terbaik untuk mengonsumsi kafein adalah satu hingga dua jam setelah berbuka puasa.
Pada waktu ini tubuh sudah mendapatkan asupan makanan dan cairan, sehingga risiko gangguan lambung bisa diminimalkan.
3. Batasi jumlah konsumsi
Disarankan untuk tidak mengonsumsi kafein lebih dari 1–2 cangkir per hari selama puasa.
Pembatasan ini penting untuk mencegah jantung berdebar, asam lambung naik, serta gangguan tidur di malam hari.
4. Imbangi dengan air putih
Setelah minum kopi atau teh, pastikan tetap memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih yang cukup.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
