Brace Alex Martins Bawa Dewa United Banten Benamkan Singo Edan
Dewa United vs Arema FC-Instagram/dewaunitedfc-
INFORADAR.ID – Dewa United Banten FC sukses mengamankan poin penuh setelah keberhasilan perlawanan Arema FC dalam lanjutan pekan ke-18 BRI Liga 1 2025/2026.
Bertanding di hadapan pendukungnya sendiri di Banten International Stadium, tim berjuluk Banten Warriors tersebut tampil dominan sejak awal laga dan menyudahi pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 2-0.
Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi skuad asuhan Jan Olde Riekerink dalam upaya mereka memperbaiki posisi di papan tengah klasemen. Tambahan tiga poin ini membuat Dewa United kini mengoleksi 23 poin dan sukses menembus posisi 10 besar, sekaligus menggeser posisi Arema FC yang harus rela melorot ke peringkat 11 klasemen sementara.
Laga baru berjalan empat menit ketika riuh penonton pecah setelah wasit menunjuk titik putih untuk keuntungan tuan rumah. Pelanggaran yang dilakukan kapten Arema FC, Johan Alfarizi, terhadap Alexis Messidoro di dalam kotak penalti dianggap fatal oleh wasit di lapangan. Keputusan ini sempat diprotes oleh para pemain Singo Edan, namun wasit tetap pada pendiriannya.
BACA JUGA:Manchester United Bungkam Arsenal 2-3 di Emirates Stadium
BACA JUGA:Lamine Yamal Pimpin Pesta Gol di Camp Nou 3-0 atas tim tamu Real Oviedo
Alex Martins yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sangat tenang. Meski kiper Arema FC, Lucas Frigeri, sempat membaca arah bola dengan benar, tendangan keras Martins ke sudut kanan bawah gawang tetap meluncur deras tanpa bisa dibendung. Gol cepat ini memberikan tekanan mental yang besar bagi tim tamu sejak menit-menit awal.
Tertinggal satu gol, Arema FC mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Pemain anyar mereka, Gabriel Silva, tampil sangat merepotkan lini pertahanan Dewa United melalui pergerakan individunya dari sisi kiri. Pada menit ke-15, Silva hampir saja menyamakan kedudukan, namun sepakan melengkungnya masih membentur tiang gawang yang dikawal Sonny Stevens.
Pertempuran di lini tengah berlangsung sangat sengit antara Alexis Messidoro dan gelandang muda Arema, Arkhan Fikri. Dewa United yang mengandalkan penguasaan bola mencoba menurunkan tempo pertandingan, sementara Arema FC terus berupaya melakukan pressing tinggi untuk merebut kendali permainan demi mencuri gol penyeimbang.
Petaka kembali menghampiri Singo Edan tepat sebelum babak pertama usai. Pada menit ke-43, sebuah skema sepak pojok berhasil di maksimalkan oleh Alex Martin dan menjadi gol kedua yang mengubah skor menjadi 2-0.
BACA JUGA:B ERL Glory Secret Skin Reborn HPR Retinol Serum, Solusi Anti-Aging dengan Teknologi Retinoid Modern
Memasuki babak kedua, pelatih Arema FC melakukan beberapa penyegaran dengan memasukkan pemain bertipe menyerang untuk menambah daya gedor. Strategi ini membuat Arema lebih banyak menguasai jalannya pertandingan dan mengurung pertahanan Dewa United. Beberapa peluang emas tercipta melalui Dalberto, namun penyelesaian akhir yang buruk masih menjadi kendala utama.
Kiper Dewa United, Sonny Stevens, pantas mendapatkan apresiasi lebih dalam laga ini. Ia melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-64 saat mementahkan tembakan lob terukur dari Matheus Blade. Refleks cepat Stevens di bawah mistar gawang berkali-kali membuat frustrasi barisan penyerang Arema yang terus membombardir area penalti tuan rumah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
